Industri Otomotif

Pasar Mobil Nasional Semakin `Tiarap` di Bulan Mei

Ainto Harry Budiawan    •    Kamis, 18 Jun 2015 11:11 WIB
industri otomotif
Pasar Mobil Nasional Semakin `Tiarap` di Bulan Mei
Penjualan mobil pada bulan Mei semakin tiarap. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Tahun 2015 jadi tahun yang berat untuk semua sektor bisnis, termasuk bisnis otomotif. Angka wholesales nasional semakin tiarap, pada bulan Mei saja penjualan mobil hanya mencatatkan angka 79.236 unit. Turun dari April yang diangka 81.600 unit.

Jika dibandingkan tahun lalu, angka ini masih jauh lebih kecil, 79.236 unit berbanding 96.872 unit. Meski pada bulan Mei tahun lalu juga terjadi penurunan dibanding April 2014, setidaknya penjualannya tidak drop parah.

Jika kondisi seperti ini terus berlanjut, bukan tak mungkin APM akan mengurangi produksi kendaraan. Hal ini dilakukan supaya tidak ada stok menumpuk di gudang ataupun dealer-dealer mereka.

Menurut laporan sejumlah APM, stok kendaraan untuk kondisi sekarang ini sudah cukup sehat. Artinya permintaan dan jumlah stok barang terbilang seimbang. Tapi kalau kondisinya berlanjut, strategi ekspor harus segera ditingkatkan, jika permintaan dalam negeri berkurang.

Beruntung saat ini memasuki momentum ramadhan dan lebaran. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh APM. Mereka bisa berlomba-lomba menarik minat konsumen untuk membeli mobil baru. Berbagai program mulai dari uang muka alias down payment (DP) rendah, bunga 0 persen hingga cicilan ringan jadi tawaran ke konsumen.

Setelah lebaran Iduk Fitri pun ada momentum GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang dihelat Agustus mendatang. Di sini jadi ajang jualan APM yang kedua setelah Lebaran. Tentunya APM-APM akan memanfaatkan hal ini sebaik-baiknya, meski sejak awal sudah ditegaskan takkan ada target penjualan di sana.

Kembali ke penjualan, Toyota setidaknya boleh berbangga karena masih jadi yang terbaik dengan angka 23.223 unit. Disusul Daihatsu dengan 14.486 unit dan Honda 11.301 unit. Dibelakang itu ada Suzuki (9.879 unit), Mitsubishi (9.126 unit), Nissan (2.091 unit), Isuzu (1.656 unit) hingga Mazda (855 unit).


(UDA)