Penembakan di Gereja AS Disertai Ancaman Bom

Fajar Nugraha    •    Kamis, 18 Jun 2015 11:24 WIB
penembakan as
Penembakan di Gereja AS Disertai Ancaman Bom
Polisi di lokasi kejadian penembakan (Foto: Twitter/Guardian)

Metrotvnews.com, South Carolina: Peristiwa penembakan di gereja Charleston, South Carolina, Amerika Serikat (AS), disertai dengan ancaman bom yang diterima polisi.
 
"Polisi di Charleston mengonfirmasi ada ancaman bom, tetapi mereka tidak meminta warga untuk meninggalkan rumahnya," sebut The Guardian, Kamis (18/6/2015).
 
Jurnalis pun diperintahkan untuk meninggalkan Calhoun Street, yang merupakan lokasi penembakan berlangsung.
 
Penembakan ini terjadi di sebuah gereja yang biasa dihadiri oleh warga kulit hitam AS, di Charleston. Polisi mengatakan mereka tengah mencari pelaku penembakan di Gereja Emanuel African Methodist Episcopal tersebut.
 
Kepolisian Charleston menulis twitt bahwa seorang pemuda kulit putih berusia sekitar 20 tahunan, diduga menjadi tersangka penembakan.
 
"Tersangka pelaku penembakan di Calhoun St, adalah seorang pria berkulit putih berusia sekitar 21 tahun dengan tumbuh ramping menggunakan pakaian olahraga berwarna biru serta menggunakan sepatu boot dan dicukur rapih," isi Twitt tersebut.



(FJR)