Nelayan Temukan Ratusan Koin VOC di Pantai Tuban

Rizal Pahlevy    •    Minggu, 21 Jun 2015 20:43 WIB
benda kuno
Nelayan Temukan Ratusan Koin VOC di Pantai Tuban
Warga memperlihatkan koin emas kuno yang ditemukannya di sungai Desa Kampung Pande, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Senin (12/11/2013). Foto: Antara/Irwansyah Putra

Metrotvnews.com, Tuban: Kanang, 42 tahun, menemukan 500 koin yang diduga mata uang Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC), di Pesisir Pantai Tuban, Lamongan, Jawa Timur. 

Koin yang disinyalir beredar sekitar abad ke-17 Masehi itu, sudah diamankan Kanang di rumahnya di Desa Bancar, Kecamatan Bancar, Tuban.

Penemuan ini bermula saat Kanang berniat pergi ke laut untuk mencari ikan. Namun, saat sampai di pantai, Kanang menyempatkan diri melihat aktivitas eskavator yang tengah mengeruk pantai untuk pembangunan tambak udang.

Ia kaget ketika melihat sebuah kendi ikut terkeruk dan pecah. Tak hanya itu, kendi tersebut ternyata berisi ratusan keping koin logam yang belakangan diketahui adalah uang kuno berlogo VOC. Melihat koin langka berserakan, bapak tiga anak ini lantas bergegas mengumpulkannya untuk dibawa pulang.

"Rencananya koin ini akan saya jual ke kolektor. Tapi, jika pemerintah setempat membutuhkan, saya akan memberikan dengan syarat mendaptkan uang pengganti," ujar Kanang, ditemui Metro TV, Minggu (21/6/2015).

Sementara itu, Anggota lembaga wadaya masyarakat Cagar Budaya Tuban, Imam Bukhori, menjelaskan jika melihat logo dan tahun pembuatannya, maka uang tersebut diduga adalah mata uang VOC yang beredar sekitar abad 17 Masehi.

"Menurut catatan sejarah, pada 1595 untuk pertama kalinya kapal-kapal Belanda masuk daratan Indonesia. Ekspedisi ini dikepalai dua bersaudara, Cornelis dan Frederick de Houtman. Kapal-kapal itu mendarat di Pantai Utara Jawa," terang Imam.

Dalam ekspedisi tersebut, lanjut dia, mereka membawa koin-koin perak untuk dipakai membeli rempah-rempah, baik yang dinamakan real batu ataupun real bundar.


(UWA)