Tujuh Warga Kalteng Meninggal karena Rabies

Tri Kurniawan    •    Rabu, 24 Jun 2015 13:34 WIB
penyakit
Tujuh Warga Kalteng Meninggal karena Rabies
Mayat ditemukan hanyut di bantaran Kali Ciliwung, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Kamis 14 Mei 2015. Foto: MI/ Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Palangkaraya: Tujuh warga Kalimantan Tengah meninggal karena positif rabies selama 2015. Korban rabies di Kalimantan Tengah pada tahun ini meningkat dibandingkan 2014 hanya satu orang.

"Tujuh orang meninggal akibat rabies tersebut di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau dan Kapuas," kata Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Kalimantan Tengah Chandra R di Palangkaraya, Rabu (24/6/2015).

Dinas Peternakan dan Pertanian Kalimantan Tengah menyebar ribuan vaksinasi, melakukan penyuluhan
terhadap camat, lurah, kepala desa maupun masyarakat terkait cara penanganan dini terkena gigitan anjing.

Chandra mengatakan seluruh Dinas Peternakan dan Pertanian di kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah akan berkoordinasi untuk mengetahui daerah yang banyak memelihara anjing, sekaligus menyusun strategi menanggulangi bertambahnya korban jiwa akibat rabies.

"Kondisi ini tidak berarti Kalimantan Tengah kategori kejadian luar biasa. Kami bertindak cepat agar semua pihak semakin waspada, sehingga tidak ada lagi korban meninggal akibat rabies," katanya.

Dia mengimbau seluruh masyarakat di Kalimantan Tengah yang memelihara anjing agar melaporkan dan rutin disuntik vaksinasi antirabies. Dia juga berharap orang yang digigit anjing, baik terindikasi rabies atau
tidak, segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

"Jangan menganggap gigitan anjing itu biasa, tetap saja harus waspada. Begitu di gigit, alangkah baiknya langsung di bawa ke puskesmas terdekat," terangnya. (Antara)


(TRK)