Piaggio Indonesia Perkenalkan Vespa LX dan S Bermesin Baru

- 22 Maret 2013 07:21 wib
MTVN/Chadie
MTVN/Chadie

Metrotvnews.com, Jakarta: Dikemas dalam acara bernuansa life style dan fashion, PT Piaggio Indonesia (PI) meluncurkan varian mesin terbaru di jajaran Vespa yang mengusung 3 Valves/3 katup.

Teknologi 3 Valves ini dirancang dan dikembangkan di Pontedera, Italia yang mampu menghemat bahan bakar dan ramah lingkungan untuk kinerja lebih baik.

"Peluncuran mesin 3valves baru merupakan bukti bahwa Vespa tidak hanya indah di luar dengan desain dan tampilan yang khas, tetapi juga indah, dapat diandalkan dan kuat di dalam dengan teknologi mesin state-of-the-art baru ini." kata Marketing Director PI Pratiwi Halim.

Komposisi mesin tiga katupnya terdiri dari 2 katup masuk dan 1 katup buang, satu overhead cam dan sistem injeksi bahan bakar elektronik; yang memberikan kinerja terbaik sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar dan mengurangi tingkat emisi.

Sistem injeksi bahan bakar telah diperbaharui, dengan cycle automatic idle management serta cycle fuel mixture management yang berkelanjutan dengan penggunaan Lambda probe yang efisien.

Generasi terbaru ECU (electronic control unit) yang mengatur advance mapping terhadap pencampuran bahan bakar dan waktu pengapian. Free wheel electric starter baru, lebih efisien dan tidak berisik.

Alhasil efisiensi bahan bakar mesin baru ini 30% lebih baik bila dibandingkan dengan mesin generasi sebelumnya atau mencapai kurang lebih 45km/l pada kondisi lalulintas kota.

Mesin 3V ini juga dirancancang untuk memungkinkan menggunakan bahan bakar dengan oktan yang berbeda.

Biaya perawatan juga lebih rendah karena selang waktu servis saat ini diperpanjang menjadi 5.000 km dari sebelumnya 3,000 km. Periode penggantian oli juga kini menjadi 10.000 km, dimana generasi sebelumnya hanya 6.000 km.

Mesin 3 katup baru ini sudah tersedia pada produk Vespa LX 150ie 3V dengan banderol harga Rp26,5 juta. Warna yang tersedia: marron onix (coklat), celeste procida (biru), rosso dragon (merah), giallo lime (kuning) dan bianco (putih).

Bulan depan, mesin ini juga akan tersedia pada model Vespa S 150ie 3V yang dibanderol Rp28,25 juta dengan 5 warna pilihan: arancio linosa (orange), azzurro levanzo matte (biru), grigio titanio (abu-abu matte), rosso dragon (merah), dan bianco (putih).

La Dolce Vita Indonesia

Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan Vespa Indonesia yang telah lebih dari 65 tahun dan telah melampaui fungsi transportasi, mengidentifikasi diri dengan gaya hidup yang berakar pada nilai-nilai kebebasan, keindahan, dan kualitas hidup.

Perayaan bertema La Dolce Vita Indonesia adalah sebuah perayaan beradaptasi dengan tema Italia yang mengusung Vespa sebagai perjalanan gaya hidup dan bagian  penting dalam hidup mereka.

Dengan jumlah lebih dari 40,000 pecinta Vespa, komunitas Vespa di Indonesia menjadi komunitas terbesar kedua di dunia setelah Italia.

"Kami bangga melihat Vespa berkembang tidak hanya sebagai sebuah produk, tapi sebagai sebuah simbol, sebuah manifesto bagi para pecintanya. Definisi Anda terhadap Vespa menentukan siapa diri Anda. Menentukan karakter dan kepribadian Anda," ujar Managing Director PI Marco Noto La Diega.

"Dengan Vespa, Anda tidak hanya memasuki sebuah komunitas, tapi juga berarti mengekspresikan diri Anda sendiri sesuai keinginan. Vespa adalah perjalanan Anda melalui berbagai pengalaman hidup. Secara singkat, Vespa adalah Anda sendiri."

Berlokasi 230 meter diatas tanah di SKYE Bar Jakarta, yang saat ini dijuluki sebagai bar tertinggi di Jakarta, Vespa La Dolce Vita Indonesia dikemas dengan kehadiran dan penampilan dari para Brand Family Vespa: Netral, David Bayu, Winky Wiryawan – Kenes Andari dan Bottlesmoker.

Juga the Spring Summer collection 2013 fashion show dari Danjyo Hiyoji yang mengangkat tema: Asymmetry, untuk menyoroti nilai stylish dari Vespa dan menegaskan bahwa Vespa hadir saat ini dan telah menjadi trend-setter bagi segalanya yang berhubungan dengan gaya hidup.

()

MOTOR
MOBIL
MODIFIKASI
TIPS

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun sikap para politikus pun harus ditelaah.  Apakah keberpihakan mereka memang sungguh mengikuti hati nurani, mendengar suara rakyat dan idealisme atau hanya membungkus sikap pragmatis. Mata Najwa mengundang politikus senior Lily Wahid yang pernah membuat gebrakan di PKB. Lily melawan kebijakan partai saat duduk di kursi DPR, menggugat kasus Century dan mengusung hak angket mafia pajak. Serta Yusuf Supendi yang terus mengkritisi ketidak-adilan elit partai yang didirikannya, PKS. Dari jalur politik terkini, hadir pula sebagai narasumber politikus partai Demokrat, Ruhut Sitompul, politikus partai Gerindra, Harris Indra dan politikus partai Golkar, Nusron Wahid. Ketiganya menghadapi situasi yang berbeda-beda, meski sama-sama melawan arus kebijakan partainya dengan mendukung Jokowi. Pengamat politik, Yunarto Wijaya juga hadir untuk memberikan gambaran mengenai kondisi partai politik Indonesia saat ini.  Saksikan selengkapnya hanya di Mata Najwa, Rabu 3 September 2014 pukul 20:05 WIB di Metro TV.