Sepeda Pemberian Djan Faridz untuk Patroli Masuk Kampung

Arga sumantri    •    Kamis, 02 Jul 2015 11:19 WIB
polisi
Sepeda Pemberian Djan Faridz untuk Patroli Masuk Kampung
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Djan Faridz dan Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian--Metrotvnews.com/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Djan Faridz memberikan sumbangan sepeda dan kendaraan jenis segway kepada Polda Metro Jaya. Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengaapresiasi positif sumbangan Djan.

"Sumbangan dari Djan Faridz ini sebagai bentuk warga negara Indonesia yang peduli tugas-tugas kepolisian serta peduli terhadap rasa aman kepada masyarakat," kata Tito di halaman Dirlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Sepeda dan kendaraan jenis segwey pemberian Djan Faridz, kata Tito, bakal bermanfaat untuk tugas kepolisian. Khususnya tugas-tugas yang menuntut polisi dekat dengan masyarakat. "Sepeda dan segway ini bagus. Khususnya untuk melakukan patroli ke kampung-kampung," ungkap Tito

Khusus untuk kendaraan jenis segway, menurut Tito, alat tersebut bakal berguna saat melakukan patroli pengamanan kegiatan semacam Car Free Day (CFD). "Karena CFD kan tidak boleh bawa kendaraan, polisi juga harus menyesuaikan dengan rekan-rekan pengguna lalu lintas," ujar Tito.

"Dan lagi, ruang manufernya bisa lebih luas, otomatis lebih cepat dan tidak menimbulkan polusi udara," tambahnya.

Djan Fariz menyumbangkan 300 sepeda dan 10 kendaraan jenis segway untuk Polda Metro Jaya. Pemberian itu menjadi pertanyaan lantaran sosoknya yang juga dikenal masyarakat sebagai politisi salah satu partai.

Namun, Djan Faridz membantah ada maksud terselubung dari pemberian sumbangan tersebut. Dia pun menolak dikaitkan soal pemberian yang dia lakukan dengan partai politiknya.

Sumbangan itu, kata dia, dilakukan lantaran kedekatannya secara pribadi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian. Juga sebagai bentuk kepedulian sebagai seorang warga negara terhadap kepolisian.


(YDH)