SBY Curhat Tentang Kritikan saat jadi Presiden

Mufti Sholih    •    Sabtu, 04 Jul 2015 16:15 WIB
partai demokrat
SBY Curhat Tentang Kritikan saat jadi Presiden
SBY dan Ibas di Kongres Demokrat----Ant/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jakarta: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Indonesia ke-6, rupanya sempat jengah dengan berbagai kritik yang disampaikan saat dirinya menjabat Presiden. Kejengahan itu dia utarakan saat memberikan arahan dalam Rapimnas I Partai Demokrat.

"Ketika saya masih memimpin, banyak koreksi dan kritikan yang disampaikan secara berlebihan dan cenderung 'mendiskreditkan'. Cukup sudah, jangan diulangi lagi," kata SBY di Jakarta Convention Centre, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2015).

Curahan hati SBY ini merupakan yang pertama setelah dia tak menjabat Presiden. Saat menjabat presiden, SBY kerap curhat di depan publik. Curhat yang diutarakan cukup beraganm, mulai dari kenaikan gaji, hingga seringnya ucapan dia dipelintir media.

Namun, curhat kali ini diutarakan SBY supaya kader Demokrat bersikap santun dalam mengkritik. Salah satunya, dalam mengkritik Presiden Jokowi. Sebab, SBY pernah merasakan kursi presiden yang sering dikritik tajam.

"Kritik dari Partai Demokrat harus disampaikan dengan bahasa yang tidak mengganggu martabat seorang presiden atau siapapun yang sedang mengemban amanah dalam pemerintah," tegas SBY.
 


(TII)