Penyebab Sembelit yang Perlu Anda Ketahui

Torie Natalova    •    Selasa, 07 Jul 2015 16:18 WIB
kesehatan
Penyebab Sembelit yang Perlu Anda Ketahui
Foto: Sembelit / huffingtonpost.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Masalah susah buang air besar alias sembelit seringkali diketahui terjadi akibat gaya hidup yang salah seperti diet serat, kurang minum, terlalu banyak olahraga dan menahan buang air.

Tetapi, ternyata ada beberapa alasan mengejutkan mengenai penyebab sembelit dimana Anda hanya bisa buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Berikut penyebab sembeli yang belum diketahui.

1. Hipertiroid
Tiroid Anda bertugas untuk mengontrol metabolisme. Jika tidak bekerja dengan baik, begitu juga saluran pencernaan Anda. Kinerja otot-otot akan menurun sehingga perjalanan makanan ke usus besar berjalan lambat.

2. Depresi
Orang yang depresi juga bisa mengalami sembelit. Anda akan lebih banyak diam di tempat tidur sembari mengonsumsi karbohidrat dan makan lebih banyak lagi saat mengalami depresi. Atau perubahan dari pola makan biasa menjadi pola makan diet. Tidak banyak bergerak dan kurang serat membuat usus tidak bekerja baik.

3. Dalam masa pengobatan
Menelan obat-obatan juga menjadi penyebab sembelit. Obat penghilang rasa sakit biasanya menjadi obat yang berdampak pada susahnya buang air besar. Obat ini menyebabkan aktivitas tubuh dan usus besar menurun. Obat-obatan lain juga bisa menyebabkan sembelit seperti obat antidepresan, obat parkinson, obat penenang, obat epilepsi dan obat untuk tekanan darah tinggi.

4. Suplemen
Kalsium dan zat besi diketahui memicu sembelit. Keduanya bisa terjebak bersama-sama. Tambahkan ekstra makanan berserat saat Anda diet jika Anda mengonsumsi suplemen.

5. Kehamilan
Saat hamil, hormon progesteron mengendurkan otot-otot di perut sehingga otot bergerak dengan perlahan. Perut Anda juga menahan perkembangan uterus yang terus membesar sehingga saluran pembuangan menyempit dan perlambat kotoran keluar.

6. Penggunaan obat pencahar berlebihan
Jika terlalu sering menggunakan obat pencahar, otot dalam perut menjadi tidak bekerja sehingga mereka pun melemah dan hanya menunggu efek dari obat pencahar itu. (Prevention)


(AWP)