Hillary Clinton Tuding Partai Republik Coreng Nama Baiknya

Willy Haryono    •    Rabu, 08 Jul 2015 10:53 WIB
pemilu as
Hillary Clinton Tuding Partai Republik Coreng Nama Baiknya
Kandidat capres AS Hillary Clinton dalam kampanyenya di Perpustakaan Umum Kota Iowa, AS, Selasa (7/7/2015). (Photo: AFP / DAVID GREEDY / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

Metrotvnews.com, Washington: Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton menuding Partai Republik "terus menerus melancarkan serangan" terhadap dirinya, terutama dengan mengangkat isu surat elektronik atau email

Clinton menyebut isu email saat dirinya masih menjadi Menteri Luar Negeri "diangkat ke permukaan tanpa dasar dan fakta hukum." Dalam isu ini, Clinton dituding sengaja menggunakan akun pribadi agar komunikasinya tidak dapat dilihat publik. 

"(Serangan) ini terus digunakan Republik di Kongres. Saya ingin masyarakat memahami kebenarannya. Semua yang saya lakukan itu sudah mendapat izin," tutur Clinton dalam wawancara 20 menit bersama CNN, Selasa (7/7/2015). 

"Dan saya justru bertindak di luar harapan siapapun, dan memastikan jika Kementerian Luar Negeri tidak mendapatkan sesuatu, saya berusaha keras untuk mendapatkannya untuk mereka," sambung dia. 

Beberapa hari lalu, Clinton telah menyerahkan 55 ribu halaman dari 30 ribu email resmi saat dirinya menjabat Menlu. Sekitar 2.000 email sudah dirilis ke publik. 

"Saya tegaskan, (isu) ini sudah menjadi tema yang digunakan terhadap saya dan suami saya sejak bertahun-tahun lalu. Namun pada akhirnya, saya rasa para pemilih akan mengatahui kebenarannya," ungkap kandidat utama Partai Demokrat itu. 



(WIL)