Wakil Dubes Tiongkok Bantah Negaranya Kena Krisis Ekonomi

Fajar Nugraha    •    Jumat, 10 Jul 2015 07:37 WIB
ekonomi china
Wakil Dubes Tiongkok Bantah Negaranya Kena Krisis Ekonomi
Wadubes Tiongkok Sun Weide. FOTO: MTVN/FAJAR NUGRAHA

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam beberapa hari terakhir muncul laporan bahwa Tiongkok mengalami krisis ekonomi. Namun Wakil Dubes Tiongkok untuk Indonesia membantah hal tersebut. Pada beberapa laporan media menyebutkan bahwa krisis yang terjadi di negaranya tidak benar.

"(Ekonomi kami) tidak ada masalah sama sekali. Itu semua hanya berita rekaan dari pihak lain," ujar Wadubes Tiongkok Sun Weide, kepada awak media di Gedung Kedubes Tiongkok di  Jakarta, Kamis (9/7/2015) malam.

"Kabar mengenai kondisi ekonomi Tiongkok yang memburuk sudah pernah melanda beberapa kali. Kenyataanya tidak ada masalah sama sekali," ucapnya.

"Bahkan inflasi kami lebih rendah dibandingkan Indonesia," imbuh Wadubes Sun.

Sebelumnya dilaporkan bursa saham Tiongkok kini tengah mengalami gejolak terdalam. Harga sahamnya terkoreksi dan terjun bebas selama kurang lebih tiga minggu belakangan dan membuat orang mulai berfikir tentang efek yang akan terjadi.

Pada perdagangan Rabu (8/7/2015) kemarin, Shanghai Composite Indeks anjlok hingga lebih dari delapan persen, sedangkan Shenzen Component turun hampir lima persen. Penurunan tersebut telah melenyapkan USD3,3 triliun nilai perdagangan di pasar saham sejak pertengahan Juni.

Tidak ada yang menyangka negara super power seperti Tiongkok akan mengalami kejatuhan saham yang konyol. Semua orang saat ini mempertimbangkan dampak tidak langsung dari kondisi Tiongkok ke pasar Amerika Serikat (AS) dan Kanada khususnya untuk dolar AS.

Sampai saat ini, Tiongkok telah meluncurkan serangkaian rencana di mana broker-broker kelas atas ikut turun tangan mengucurkan hampir USD20 miliar guna mendukung pasar.


(AHL)