Percepat Normalisasi Kali, Ahok Serahkan Pembebasan Tanah ke Pengadilan

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 10 Jul 2015 10:04 WIB
basuki tjahaja purnama
Percepat Normalisasi Kali, Ahok Serahkan Pembebasan Tanah ke Pengadilan
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MTVN/M Rodhi Aulia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama akan menyerahkan pembebasan lahan warga yang berdiri di bantaran kali kepada pengadilan negeri melalui konsinyasi. Kebijakan itu dilakukan untuk menghadapi tuntutan warga yang meminta ganti rugi di luar kewajaran.
 
"Masalah sengketa ini memang rumit, kalau semua ngotot tidak akan ada titik temu. Makanya kalau ada yang minta harga aneh-aneh akan kami sikat. Serahkan ke pengadilan, lakukan konsinyasi. Biar pengadilan yang tentukan, kita tinggal bayar," kata Ahok, Jumat (10/7/2015).
 
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembebasan lahan di bantaran kali. Karena Kota Jakarta tak punya waktu lagi untuk menghadapi banjir yang kerap terjadi tiap tahun.
 
"Pemerintah DKI sudah terlalu baik memberikan mereka waktu. Padahal kita bisa saja langsung bongkar bangunan yang ilegal tanpa tanya-tanya. Tapi nanti dibilang langgar HAM. Nah sekarang kita sudah kasih banyak waktu. Kita nggak ada waktu lagi untuk nego-nego. Harus cepat. Masyarakat harus dipaksa mengerti," tegasnya.
 
Menurutnya, Pemprov DKI tidak bisa mengikuti kemauan masyarakat yang tinggal di pinggiran bantaran kali, menunggu dibayar harga tanahnya diatas harga yang ditetapkan appraisal atau menunggu ganti rugi.
 
“Pokoknya, semua ditaruh di Pengadilan Negeri, langsung sikat saja rumah-rumah yang ada di bantaran kali. Semua Wali Kota harus pakai cara ini, biar cepat normalisasi kalinya," tegas mantan Bupati Belitung Timur ini.
 


(FZN)