Dirjen P3LK Kemenkes RI Tinjau Pos Kesehatan di Terminal Tirtonadi

Pythag Kurniati    •    Senin, 13 Jul 2015 15:46 WIB
mudik lebaran 2015
Dirjen P3LK Kemenkes RI Tinjau Pos Kesehatan di Terminal Tirtonadi
Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan tengah memeriksa tensi salah seorang pengemudi bus di pos kesehatan Terminal Tirtonadi Solo. (MTVN/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Dalam rangka koordinasi arus mudik lebaran, Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3LK) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meninjau pos-pos kesehatan di sejumlah titik di Jawa dan Sumatera, salah satunya di pos kesehatan Terminal Tirtonadi, Solo.

Dalam tinjauan yang dilakukan pada Senin, 13 Juli tersebut, Mohamad Subuh selaku Dirjen P3LK Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyempatkan diri memeriksa tensi salah seorang pengemudi bus di Terminal Tirtonadi. Dirinya juga memberikan nasihat kepada sejumlah petugas pos kesehatan dan pengemudi bus terkait kesiapsiagaan merespon penyakit yang menyerang saat arus mudik tiba.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin. Tahun ini kita lakukan mulai H-14 sampai H+9,” ungkap Subuh.

Rentang waktu pemeriksaan itu menurutnya lebih panjang bila dibandingkan tahun lalu yang dimulai pada H-7. Dia mengungkapkan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi menjadi hal yang sangat penting mengingat nantinya mereka akan membawa ratusan bahkan ribuan penumpang selama arus mudik.

“Kebanyakan kasus yang kita temui adalah tensi yang meninggi karena faktor kelelahan. Untuk itu kita himbau bagi para pengemudi bus untuk tidak memaksakan diri ketika mengalami kelelahan,” ungkapnya.

Faktor makanan juga  disebut berpengaruh besar terhadap kesehatan para pengemudi bus,”Kita juga akan lakukan pemeriksaan makanan, jajanan untuk mengantisipasi adanya keracunan makanan,” pungkas dia.

Selain meninjau pos kesehatan Terminal Tirtonadi, Subuh dan tim juga akan meninjau beberapa lokasi lain seperti Pos Prambanan, Terminal Giwangan serta Stasiun Tugu Yogyakarta. Langkah ini tak lain untuk mewujudkan mudik aman dan sehat bagi masyarakat Indonesia.



(MEL)