Daging Sapi di Bandung Melambung

Roni Kurniawan    •    Senin, 13 Jul 2015 16:04 WIB
harga daging
Daging Sapi di Bandung Melambung
Waspada daging celeng yang dicampur daging sapi. Foto: MI/Widjajadi

Metrotvnews.com, Bandung: Menjelang Idul Fitri 1436 Hijriah, harga daging sapi di Kota Bandung mengalami kenaikan. Dalam satu pekan terakhir, harga daging sapi menembus angka Rp120 ribu per kilogram. Mengalami kenaikan Rp20 ribu per kilogram dari harga awal.

"Kita cek ke lapangan ada peningkatan harga daging sapi. Dari Rp100 ribu menjadi Rp120 ribu," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Cihaurgeulis, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (13/7/2015).

Hal itu diakui Epon, 55, pedagang daging. Menurutnya, kenaikan harga tersebut terjadi sejak lima hari lalu. Bahkan banyak pembeli yang mengeluh atas kenaikan ini. "Sudah lima hari naiknya. Pembeli juga banyak ngedumel (mengeluh) karena mau Lebaran gini malah naik," kata Epon.

Untuk mengerem kenaikan harga, Distan akan menambah pasokan sapi potong menjelang Lebaran. "Kita akan menambah sekitar 600 sapi untuk dipotong pada H-3 atau H-2," imbuh Elly. Biasanya selama Ramadan penambahan hanya 200 sapi.

Selain memantau harga, Distan KP dan Balai Besar badan Pengawas Obat dan makanan Bandung melakukan pengecekan terhadap kualitas daging sapi. Hal itu dilakukan terkait temuan satu kontainer berisi 10 ton daging celeng busuk beberapa waktu lalu di Bandung.

Pengecekan dilakukan dengan alat pork detection kit ke setiap penjual daging sapi di pasar. "Takutnya ada campuran daging (celeng/babi) busuk. Alat ini seperti tespack, jadi kalau ada garis dua berarti positif daging itu mengandung babi. Tapi kalau garis satu berarti aman," pungkasnya.

Dari hasil sidak, petugas gabungan tidak menemukan daging busuk atau celeng.


(UWA)