Cerita-Cerita Pelawak Senior Eddy Gombloh (3)

Eddy Gombloh Jadi Kondektur Selama Asian Games 1962

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 14 Jul 2015 13:27 WIB
eddy gombloh
Eddy Gombloh Jadi Kondektur Selama Asian Games 1962

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Hidup di 'negeri' orang, mengharuskan  seseorang berpikir untuk melakukan apa saja untuk menyambung hidup. Mungkin hal tersebut yang waktu itu terlintas dalam benak pikiran Eddy Gombloh. (Cerita-Cerita Pelawak Senior Eddy Gombloh)

Puluhan tahun hidup di Jakarta, ia menceritakan bagaimana cara bertahan hidup di awal sebelum menjadi salah satu pelawak tersohor. "Banyak dukanya dari pada sukanya," ucap Eddy kepada Metrotvnews.com saat ditemui di kediamannya di Yogyakarta, Kamis (9/7/2015).

Eddy mengaku, pada tahun 1962, ia pernah menjadi kondektur. Bukan sebagai kondektur bus, namun kendaraan yang digunakan berupa truk yang disulap menjadi kendaraan penumpang. Kegiatan itu ia lakukan selama even Asian Games di Jakarta.

"Tarifnya Rp10 per orang. Itu, jadi kondektur yang selama even (Asian Games) berlangsung," katanya.

Cerita perjuangan lain yang pernah Eddy alami yakni harus hidup di mess (sejenis bangunan) yang digunakan untuk anggota militer di Kodam Diponegoro Jakarta. Di sana, selain ia menginap juga harus membantu apa yang menjadi kebutuhan konsumsi anggota militer lainnya. (Baca: Walah, Eddy Gombloh Kira Dolly Itu Bintang Film)

"Kadang, kalau ada makanan nasi tidak habis lalu dijemur, dikumpulkan terus dijual," kisahnya.

Namun, nasib Eddy berubah ketika sudah mulai mendapat kontrak untuk membuat film pada 1963. Mulai tahun itu, ia mulai mendapatkan penghasilan yang layak dan bisa untuk menata kehidupannya.

Setalah menerima gaji, ia memilih langsung pulang dan uang yang dihasilkan untuk menghidupan keluarganya. Lelaki yang memiliki nama asli Supardi ini tidak mau mengikuti rekan pemain film lain yang selesai menerima gaji lalu mengadakan pesta minuman keras.

"Kalau narkoba dulu belum ada, yang banyak miras. Saya tidak mau ikutan. Ya hanya tahu saja," tuturnya.

Kini, hampir sebagian besar rekan yang pernah bermain film dengan Eddy Gombloh sudah meninggal. Sementara, Eddy yang masih hidup memilih menikmati masa tua di tempat kelahirannya, Yogyakarta. (bersambung)


(FIT)