Mengunjungi Masjid Berselimut Tumbuhan

Meilikhah    •    Rabu, 15 Jul 2015 14:44 WIB
masjid
Mengunjungi Masjid Berselimut Tumbuhan
Masjid Yesil Ivy di Turki.

Metrotvnews.com, Turki: Masjid biasanya dibangun dengan konstruksi beton yang kuat dan dihiasi ornamen-ornamen kaligrafi. Tapi, masjid yang terletak di Adana, Turki Selatan di sepanjang sungai Seyhan ini lain dari masjid kebanyakan. Masjid Yesil Ivy namanya, masjid kecil di Turki ini diselimuti oleh tumbuhan merambat.

Masjid Yesil Ivy dengan warna dominasi hijau ini dibungkus oleh ivy, semacam kebun raya yang dipenuhi bunga berwarna-warni memberikan sensasi dingin bagi umat muslim yang tengah beribadah di dalamnya.

Tidak seperti kebanyakan masjid yang memiliki menara tinggi, masjid Yesil benar-benar tertutup oleh tumbuhan. Dibandingkan bentuk bangunan, masjid ini lebih terlihat seperti taman berdaun berbentuk masjid yang disebut tempat paling indah dan memesona di Adana.

Protection and Sustenance Association Masjid Yesil bertanggung jawab menjaga kondisi bangunan. Integritas konstruksi ini diperthankan tanpa renovasi apapun sejak tahun 1965 ketika menara masjid masih menggunakan kayu hingga kini telah diganti dengan beton.

Masjid Yesil dibangun oleh Salih Efendi dari Bosnia dengan dukungan Mustafa Kemal Attaturk pada tahun 1930 dibawah tanggung jawab kantor mufti Yuregir. Konstruksi sepenuhnya yang diselimuti tanaman, sinar matahari tentu tidak dapat memanaskan masjid. Kelembabap ivy sangat tinggi di Adana selama musim panas.

"Kondisi masjid berselimut tanaman ini awalnya tidak ada niat, ini terjadi secara kebetulan. Tapi selama 40 tahun kami mencoba untuk mempertahankan bentuknya. Ivy kami pertama kali tidak menjatuhkan daunnya. Karena akan membahayakan konstruksi, kami menerapkan jenis baru ivy dari gunung Toros. Sejak saat itu kemudian dikenal sebagai Yesil dan menarik perhatian banyak orang. Sebab, tetesan dari daunnya akan terjadi saat musim dingin dan menjadi hijau di musim semi," kata Presiden Asosiasi, Kadir Atau melansir Worldbulletin, Jumat (15/7/2015).


(MEL)