Dapat Remisi, 545 Narapidana Bebas

Intan fauzi    •    Jumat, 17 Jul 2015 21:04 WIB
remisi
Dapat Remisi, 545 Narapidana Bebas
Dua narapidana penghuni Lembaga Permasyarakatan Cipinang berpelukan seusai mengikuti salat id Idul Fitri 1434 H di LP Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (8/8). (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 545 narapidana beragama Islam mendapatkan remisi khusus di Hari Raya Idul Fitri 1436 H. Mereka langsung bebas.

Kasubdit Komunikasi Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) M. Akbar Hadiprabowo, menyebutkan, ada dua kategori remisi khusus yang diberikan, yaitu, RK-1 dan RK-2. RK-1 diberikan kepada 53.889 narapidana yang setelah mendapatkan remisi khusus masih menjalani sisa pidana.

"Remisi RK-2 diberikan kepada narapidana yang langsung bebas pada saat pemberian remisi Hari Raya Idul Fitri, yang pada tahun ini berjumlah 545 orang," kata Akbar dalam keterangan yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (17/7/2015).

Dia menerangkan, tahun ini pemerintah melalui Kemenkumham memberikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri  kepada 54.434 narapidana. Jumlah ini adalah 31,14% dari total 174.798 warga binaan, narapidana dan tahanan, atau 45,81% dari jumlah narapidana.

Menurut Akbar, ada penurunan jumlah narapidana yang mendapatkan remisi tahun ini dibandingkan 2014. "Pada tahun 2014 lalu, narapidana yang mendapatkan Remisi Khusus Idul Fitri sejumlah 56.704 orang, 49,99% dari total 113.413 narapidana atau 32,50% dari jumlah total keseluruhan warga binaan 167.449," jelasnya.

Pada 2015, kata dia, narapidana terbanyak yang mendapatkan remisi berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Dari Kantor Wilayah Jawa Barat, sebanyak 9.744 narapidana yang menerima diskon masa hukuman, RK-1 9.649 orang dan RK-2 95 orang.

"Sedangkan di urutan kedua Kantor Wilayah Jawa Timur, sejumlah 5.939 narapidana, RK-1 5.854 orang dan RK-2, 85 orang. Di posisi ketiga ditempati Kantor Wilayah DKI Jakarta dengan 5.114 narapidana, RK-1 5.062 orang dan RK-2 52 orang," papar Akbar.


(OGI)