Mobil Baru

Lebih Dekat dengan All New Toyota Fortuner di Thailand

Ainto Harry Budiawan    •    Minggu, 19 Jul 2015 12:19 WIB
toyota
Lebih Dekat dengan All New Toyota Fortuner di Thailand
Bagaimana menurut Anda Toyota All New Fortuner ini? Leftlanenews

Metrotvnews.com: Akhirnya Toyota resmi meluncurkan medium SUV mereka All New Fortuner di Thailand. Mobil ini pastinya juga akan hadir di Indonesia mengingat penjualannya yang lumayan apik, dan mampu memikat banyak orang.

Meski belum dapat dipastikan kapan giliran Toyota Indonesia meresmikannya, setidaknya kenali dulu hal yang baru dari mobil yang satu basis produksi dengan Toyota Hilux Revo in, seperti dikutip dari Paultan.

Seperti halnya Hilux Revo, mobil ini dibekali dua mesin baru GD Turbo diesel, 2.800 cc 1GD-FTV dengan 177 daya kuda dan torsi 450 Nm. Lalu 2.400 cc 2GD-FTV bertenaga 150 daya kuda berpadu torsi puncak mencapai 400 Nm. Tak ketinggalan versi bensin 2.700 cc dengan dual VVT-i, berdaya 166 daya kuda dan torsi 245 Nm.

Di Thailand hanya varian terendah (2.4 G) yang diberi pilihan transmisi manual enam percepatan. Sedangkan varian 2.4 V, 2.7 G dan 2.8 G dibekali transmisi otomatis enam percepatan. Lalu hanya varian 2.8 yang dimodali penggerak empat roda.

All New Fortuner punya sasis menyilang yang besar, yang berdiri di atas suspensi double wishbone (depan) dan four-link suspension dengan coil springs (belakang). Differential lock didesain ulang untuk meningkatkan perlindungan saat dipakai off road.

Menariknya tipe terendah (2.4G) sudah dimodali fog lamp, keyless entry, push-button start, tilt & telescopic steering, auto dimming rear view mirror, tiga airbag, traction control, vehicle stability control hingga hill-start assist.

Maka tipe di atasnya ketambahan LED headlight dengan DRL, jok elektrik pengemudi, powered tailgate, AC otomatis tiga baris, sistem navigasi, curtain airbag, serta cruise control hingga hill descent control untuk varian 4x4.

Mengenai harga jualnya, Toyota All New Fortuner bermain direntang harga Rp460 hingga Rp620 jutaan. Lalu bagaimana dengan di Indonesia nanti ya?


(UDA)