Gamalama Meletus, Warga Hanya Pakai 1 Masker untuk 3 Hari

Burhanuddin Arsyad    •    Sabtu, 18 Jul 2015 10:36 WIB
gunung gamalama meletus
Gamalama Meletus, Warga Hanya Pakai 1 Masker untuk 3 Hari
Gunung Gamalama mengeluarkan abu vulkanik, Sabtu (18/7). Foto: MI/Burhanuddin Arsyad

Metrotvnews.com, Ternate: Gunung Api Gamalama di Ternate, Maluku Utara, terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pagi ini sekitar pukul 06.00 WIT Gamalama menyemburkan debu vulkanik setinggi 800 meter. Debu tersebut tertiup angin ke arah barat laut dan mengguyur pemukiman warga.

Wilayah yang terkena guyuran debu vulkanik adalah Kelurahan Takome, Taduma, Loto, dan Togafo, Kecamatan Pulau Ternate.
 
Ribuan warga di empat kelurahan tersebut sudah tiga hari terkena guyuran debu vulkanik sejak Gamalama erupsi pada Kamis, 15 Juli. Warga mengaku kekurangan masker dan air bersih, serta makanan.
 
“Kami hanya diberi masker satu kali, sementara debu gunung sudah tiga hari mengguyur tempat kami. Masa kami harus pake satu masker selama tiga hari,” kata Abdullah, warga Kelurahan Togafo, kepada Metrotvnews.com, Sabtu (18/7/2015).
 
Menurut Abdullah, mereka tidak bisa beraktivitas ke kebun yang terletak di kaki gunung Gamalama karena dilarang oleh pemerintah. “Sekarang ini kami juga kekurangan makanan dan air bersih. Sudah tiga hari kami tidak diberi bantuan,” katanya.
 
Ratusan warga di Kelurahan Taduma bahkan turun ke jalan untuk menahan setiap kendaraan yang lewat. Mereka meminta bantuan masker dan air bersih.
 
“Tidak ada bantuan sama sekali. Pemerintah ada di mana? Tolong lihat kami. Tolong kasih kami air bersih dan masker serta makanan. Air kami tidak jalan,” kata ibu Sarah, warga Kelurahan Taduma.

Warga yang marah terpaksa memasang potongan kayu balok dan papan dibikin seperti polisi tidur di tengah jalan untuk meminimalisasi debu yang beterbangan saat kendaraan lewat.


(UWA)