Usai Serangan Bom, Keamanan di Turki Diperketat

Fajar Nugraha    •    Selasa, 21 Jul 2015 13:38 WIB
turki
Usai Serangan Bom, Keamanan di Turki Diperketat
Lokasi ledakan yang melanda Turki (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Ankara: Turki memperketat keamanan di dekat perbatasan dengan Suriah. Sebelumnya ledakan bom di Kota Suruc menyebabkan 30 orang tewas.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan. Langkah-langkah sudah diambil untuk menjamin keselamatan," ujar Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu, seperti dikutip Reuters, Selasa (21/7/2015).

"Langkah pengamanan di perbatasan kami dengan Suriah akan tetap dilanjutkan dan akan ditingkatkan," imbuhnya.

Selain menewaskan 30 orang, ledakan tersebut juga melukai 100 orang lainnya. Laporan menyebutkan bahwa ledakan di Kota Suruc itu, bisa jadi merupakan ulah kelompok militan Islamic State (ISIS).

Video dari sebuah televisi setempat memperlihatkan, sekumpulan manusia dalam jumlah besar berdiri di belakang spanduk Socialist Youth Associations Federation (SGDF). Tiba-tiba ledakan terjadi dan memporak porandakan lokasi tersebut.

Menurut pengacara dari partai oposisi Kurdi, HDP, Pervin Buldan mengatakan, pemuda Kurdi dan Turki tengah bersiap untuk pergi ke Kobane. Mereka akan melakukan pekerjaan kemanusiaan di kota yang berbatasan dengan Suriah itu.

Kobane baru saja dikuasai kembali oleh pejuang Kurdi di Suriah Juni lalu, setelah serangan gagal yang dilakukan oleh ISIS. ISIS sempat mengepung kota itu, namun kemudian dipukul mundur oleh pasukan Kurdi dan pasukan Free Syrian Army.
 


(FJR)