Selama Ramadan & Lebaran Ada 155 Kasus Kebakaran di Ibu Kota

Wanda Indana    •    Rabu, 22 Jul 2015 11:52 WIB
kebakaran
Selama Ramadan & Lebaran Ada 155 Kasus Kebakaran di Ibu Kota
Ilustrasi kebakaran. (Foto: Antara/ Paramayuda)

Metrotvnews.com, Jakarta: Berdasarkan data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, selama Ramadan dan libur Lebaran terjadi 155 kasus kebakaran di Ibu Kota dengan kerugian Rp43,8 miliar.
 
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Partimas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Abdul Chair‎ mengatakan, kasus kebakaran salama musim mudik mengalami peningkatan ketimbang tahun sebelumnya.
 
Bila dihitung dari awal Ramadan hingga Idul Fitri terjadi 155 kasus kebakaran dengan kerugian Rp43,8 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi 79 kasus dengan kerugian Rp15,6 miliar.
 
Khusus selama musim mudik lebaran, terhitung sejak 9-17 Juli 2015 terjadi 52 kasus kebakaran di Jakarta. Penyebab kebakaran kebanyakan akibat hubungan pendek arus listrik. "Karena korsleting listrik, penyebab kedua karena kompor meledak," kata Chair saat dihubungi, Rabu (22/7/2015).
 
‎Meningkatnya kasus kebakaran karena minimnya sosialisasi yang dilakukan pejabat kelurahan hingga kecamatan. Sosialisasi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kewaspadaan warga DKI tentang bahaya kebakaran. ‎"Hasil evaluasi memang karena kurangnya sosialisasi dari sub sektor di tingkat bawah," jelas Chair.
 
Ia berharap, kasus kebakaran di Jakarta bisa menurun. Pihaknya akan meminta kepada instansi pemerintahan dari tingkat bawah untuk memaksimalkan sosialisasi bahaya kebakaran. Pasalnya, prosedur pencegahan dan penanganan kasus kebakaran sudah diberikan kepada instansi pemerintah terkait.
 
‎"Harus ada sinergi. Misalnya di tingkat provinsi memberikan sosialisasi ke gedung-gedung bertingkat, suku dinas dan sub sektor di wilayah sosialisasi di kelurahan dan kecamatan," pungkasnya.
 
 


(FZN)