Curhat Wagub Djarot Usai Melongok Surabaya

Intan fauzi    •    Jumat, 24 Jul 2015 13:13 WIB
metropolitan
Curhat Wagub Djarot Usai Melongok Surabaya
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Foto: Hafidz Mubarak/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, berkisah soal kunjungannya ke Surabaya saat hari Lebaran kemarin. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap kota yang dipimpin Wali Kota Tri Rismaharini itu.

"Saya juga mudik ke Solo. Trotoar dan tamannya bagus. Lalu saya ke Blitar. Dari Blitar saya ke Surabaya, ini lebih bagus lagi. Kotanya hijau, trotoarnya tidak hanya di jalan protokol yang bagus, tetapi dipinggir-pinggir juga bagus. Taman-taman kota bagus. Hampir tidak ada tanah terbuka di sana, semua ditanami. Tidak ada yang botak-botak. Rapi dan hijau sekali," ungkap Djarot saat memberikan pengarahan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2015).

Tak berhenti di situ, Djarot pun masih melanjutkan kekagumannya. "Malam hari penerangan juga bagus. Lampu-lampu dan JPO (jembatan penyeberangan orang) bagus. Sehingga warga yang berbuat mesum atau tak terpuji dia akan malu. CCTV juga terpasang," sambungnya.

Hal berbeda ditemukan Djarot ketika dirinya kembali ke Ibu Kota. Ia menemukan tata kota Surabaya dan Jakarta masih berbeda jauh.

"Begitu saya mendarat, saya lihat Jakarta jauh sekali. Trotoar banyak yang bopeng-bopeng, banyak lubang orang jalan kaki tidak nyaman. Taman-taman juga tidak dirawat. Banyak tanah kosong tidak ditanami, ditanami juga tidak disesuaikan dengan jenis tanamannnya. Kalau Surabaya itu levelnya sudah bukan adipura lagi, levelnya sudah internasional," pungkas Djarot.

Membandingkan Surabaya dan Jakarta cukup membuat Djarot gregetan. Di depan bawahannya, Djarot mengungkapkan keinginannya untuk mengajak mereka melihat bagaimana wajah sebuah kota seharusnya.

"Gregetan saya. Surabaya penduduknya 3,5 jutaan jiwa. Kota Jakarta Selatan sekitar 2 juta jiwa, hampir sama. Lain waktu saya mau ajak jalan-jalan. Ini loh yang harus ditunjukin. Ini loh yang harus diperbaiki," imbuh Djarot.

Hal itu disambit sorak dari para pejabat Jakarta Selatan. "Luar negeri Pak," teriak mereka menanggapi Djarot.

"Jangan jalan ke luar dulu, kerja dulu," jawab Djarot.

Akhirnya, Djarot pun mengajak pejabat-pejabat di bawahnya untuk giat bekerja mengubah kota Jakarta. "Harus ada keberanian, niat kerja ada, yang perlu ditingkatkan inisiatif dan inovasi dari kalian semua. Saling bersinergi tidak saling tunggu," tegas Djarot.


(KRI)