Saksi Tak Tahu Titipan SKK Migas ke Sekjen ESDM Adalah Uang

Meilikhah    •    Senin, 27 Jul 2015 14:55 WIB
kasus korupsi
Saksi Tak Tahu Titipan SKK Migas ke Sekjen ESDM Adalah Uang
Waryono Karno dalam persidangan--Foto: MTVN/Meilikhah

Metrotvnews.com, Jakarta: Hardiono mengaku tidak mengetahui isi perihal paper bag yang disodorkan utusan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini untuk Waryono Karno adalah uang. Staf ahli SKK Migas itu hanya menyampaikan titipan untuk Sekjen Kementerian RSDM Waryono Karno.

"Saya tidak tahu (paper bag) isinya apa. Saya hanya menyampaikan apa yang dikatakan Hermawan kalau 'ini titipan Pak Rudi untuk Pak Sekjen', saya sampaikan itu saja yang mulia," jelas Hardiono dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Waryono Karno di Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015).

Hardiono mengatakan, dia diminta Didik Sutrisno Hadi, Kabiro Keuangan Kementerian ESDM, menemui Hermawan, utusan Rudi Rubiandini. Dia mengaku tak tahu Hermawan akan menitipkan sebuah paper bag itu lantaran Didik tak mengenal Hermawan. Usai diminta menemui Hermawan, Didik kembali ke ruangannya untuk rapat dengan Sekjen Kementerian ESDM.

Hardiono juga mengaku tak bisa menduga isi paper bag itu karena hanya memegang gantungan paper bag tersebut tanpa melihat isinya. Belakangan diketahui, paper bag uang sebesar USD200.000.

Tak hanya Hardiono, staf SKK Migas lain, yakni Asep Permana, Hermawan dan Tri Kusuma Lidya, yang juga dihadirkan dalam sidang lanjutan kompak mengatakan pada majelis hakim yang diketuai Hakim Artha Teresa bahwa mereka tak tahu isi paper bag tersebut.


(MBM)