Koalisi Obat Murah Minta BPOM Segera Terbitkan Izin Edar Sofosbuvir

Intan fauzi    •    Selasa, 28 Jul 2015 10:22 WIB
izin edar obat
Koalisi Obat Murah Minta BPOM Segera Terbitkan Izin Edar Sofosbuvir
KOM menuntut penerbitan izin edar sofosbuvir----Metrotvnews.com/Intan

Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan orang yang tergabung dalam Koalisi Obat Murah (KOM) menuntut izin edar Sofosbuvir sebagai obat Hepatitis C segera diterbitkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Sebab, Sofosbuvir sudah lima bulan didaftarkan ke BPOM.

"Kami ingin BPOM segera mengedarkan izin Sofosbuvir segera. Kami hanya menuntut kesehatan kami," kata Juru Bicara KOM, Aditya Wardhana, saat berorasi di depan Kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).

Sejak Februari, Sofosbuvir telah didaftarkan ke BPOM untuk mendapatkan izin edar. Menurut mekanisme, pendaftaran memerlukan waktu lebih dari dua tahun. Dengan demikian, mereka berharap mekanisme Fast Track untuk mempercepat keluarnya izin edar.

"Sofosbuvir merupakan terobosan terbaru yang sangat ditunggu pasien Hepatitis C di Indonesia. Kami berharap pasien di Indonesia dapat segera mendapatkan pengobatan yang berkualitas dan terjangkau seperti yang sudah dimulai di beberapa negara lain," lanjut Aditya.

Pantauan Metrotvnews.com, mereka mulai menyambangi Kantor BPOM sekira pukul 09.00 WIB. Aksi mereka membuat lalu lintas di kedua arah sekitar Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, terhambat. Beberapa saat setelah aksi dilakukan, BPOM menerima beberapa perwakilan KOM untuk berdiskusi lebih lanjut.

Untuk diketahui, jumlah pengidap Hepatitis C di Indonesia sekitar dua juta orang. Hingga saat ini mereka mengonsumsi Interferon yang harganya mencapai Rp80 juta. Tingkat kesuksesan penyembuhan Interferon masih rendah dan efek samping yang cukup berat.


(TII)