Klise Foto Polos Marilyn Monroe Dirilis

Nia Deviyana    •    Kamis, 30 Jul 2015 11:11 WIB
marilyn monroe
Klise Foto Polos Marilyn Monroe Dirilis
Marilyn Monroe (Foto: plus.google.com)

Metrotvnews.com, Los Angeles: Meski telah tiada, memorabilia tentang Marilyn Monroe tak pernah lewat dari perhatian.

Pada musim panas ini, pameran di galeri LimitedRuns akan merilis foto-foto seksi milik Marilyn, salah satunya, versi klise dari foto polos tanpa busana milik artis multitalenta di era 60-an ini.

Foto yang pernah dikabarkan hilang ini adalah foto Monroe yang diambil fotografer Tom Kelley kala usianya masih 22 tahun. Kala itu, wanita yang dianggap bomseks karena keseksiannya ini sedang membutuhkan uang. Kontraknya dengan 20th Century Fox and Columbia Pictures telah selesai sehingga ia harus kembali ke jalur modelling.

Dalam catatan yang ditulis Marilyn, ia sendiri sebenarnya tak yakin akan berpose telanjang. Dia merasa malu. Namun, Kelley dan istrinya, Natalie bisa meyakinkannya.

Marilyn akhirnya berpose bugil di atas kain beludru berwarna merah. Dengan kaki terlipat dan ketiak yang terlihat, Marilyn nampak sangat menggoda.

Untuk pemotretan itu, Marilyn cuma mendapat bayaran sebesar USD50 atau setara dengan Rp673 ribu. Ia pun meminta sang fotografer untuk tidak memberitahu siapapun jika dirinya pernah difoto bugil. "Aku ingin kau berjanji, aku tak akan dikenali lewat gambar ini," pintanya kala itu.

Selanjutnya, Kelley pun menjual gambar tersebut  kepada sebuah perusahaan dengan harga USD900. Foto tersebut, terpajang pada kalender Golden Dreams pada 1951. Adapun yang dimuat, bukanlah versi asli, melainkan versi editan, dimana Marilyn terlihat dengan bra dan celana dalam renda.

Di saat yang sama, wajah Marilyn mulai bersinar lagi. Wajahnya muncul dalam beberapa film, sehingga popularitasnya pun mulai melambung.

Seiring dengan popularitasnya, foto tersebut mulai teridentifikasi oleh media. Marilyn yang baru saja kembali menandatangani kontrak dengan 20th Century Fox kabarnya didesak untuk menyangkal foto-foto tersebut. Pihak 20th Century Fox takut, pengakuan Marilyn akan merusak kariernya.

Namun, Marilyn justru melakukan sebaliknya. Ia mengakui foto-foto tersebut, dan menjelaskan kepada pers, bahwasannya kala itu dirinya tengah mengalami kesulitan finansial.

Apa yang ditakutkan tak terjadi. Sebaliknya, masyarakat bersimpati kepadanya. Tak lama, foto tersebut bahkan berhasil membawa Marilyn ke puncak karier yang lebih gemilang.

Pada Desember 1953, bos majalan Playboy Hugh Hefner berhasil mendapat lisensi untuk memublikasikan foto bugil Marilyn tersebut pada sampul majalah dewasa itu, dan berhasil terjual sebanyak 50 ribu eksemplar.(daily mail)


(AWP)