RI dan Palau Sepakat Lanjutkan Perundingan Batas ZEE

Willy Haryono    •    Minggu, 02 Aug 2015 12:10 WIB
indonesia-palau
RI dan Palau Sepakat Lanjutkan Perundingan Batas ZEE
Perahu milik pemerintah Republik Palau berlayar di Zona Ekonomi Eksklusif milik negara kepulauan tersebut. (Foto: AFP / ALEX HOFFORD / GREENPEACE)

Metrotvnews.com, Manila: Tim Teknis Batas Maritim RI-Palau sepakat untuk melanjutkan perundingan untuk mencapai kesepakatan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) kedua negara di Laut Filipina dan Samudera Pasifik.
 
Kesepakatan tersebut merupakan salah satu hasil pertemuan Preparatory Meeting to the Fifth Technical Meeting on Maritime Boundaries Delimitation between the Republic of Indonesia and the Republic of Palau yang dilakukan Tim Teknis Penetapan Batas Maritim Republik Indonesia dan Republik Palau di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila, 30-31 Juli 2015.
 
Delegasi RI dipimpin Octavino Alimudin, Direktur Perjanjian Politik, Keamanan dan Kewilayahan, Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu), dengan beranggotakan pejabat Kementerian/Lembaga yang duduk sebagai Anggota Tim Teknis Penetapan Batas Maritim RI. Delegasi Palau dipimpin oleh Mr. Ramon Rechebei, Special Envoy of the President of the Republic of Palau. 

Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kemenlu dan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila turut menghadiri pertemuan untuk memberikan gesture keseriusan Pemerintah RI dalam penyelesaian perundingan penetapan batas ZEE kedua negara yang telah berlangsung selama empat putaran sejak tahun 2010.
 
Kedua delegasi melakukan diskusi dan bertukar pandangan mengenai aspek-aspek teknis dan hukum penetapan batas ZEE RI-Palau serta melakukan penjajagan untuk mempercepat penyelesaian penetapan garis batas ZEE yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
 
Pertemuan berjalan baik dan lancar. Kedua delegasi sepakat untuk melanjutkan diskusi teknis penetapan batas ZEE pada pertemuan selanjutnya yang akan diselenggarakan di Manila pada minggu pertama atau ketiga bulan November 2015.
(WIL)