Semester I-2015

Induk SCTV Raup Laba 96,31%

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 05 Aug 2015 10:28 WIB
elang mahkota teknologi
Induk SCTV Raup Laba 96,31%
Ilustrasi - AFP/ADEK BERRY

Metrotvnews.com, Jakarta: Induk usaha stasiun SCTV, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), menggapai laba sebesar Rp891,88 miliar di semester I-2015. Angka perolehan laba tersebut menguat 96,31 persen, bila dibanding perolehan di periode yang sama tahun sebelumnya Rp454,32 miliar.

Keuntungan laba tersebut tidak luput dari hasil kinerja pendapatan perseroan yang tumbuh di periode enam bulan tahun ini. Di mana posisi pendapatan perseroan naik jadi Rp3,16 triliun, dibanding perolehan pendapatan enam bulan pertama 2014 sebesar Rp3 triliun.

Mengutip laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/8/2015), beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami peningkatan jadi Rp1,68 triliun di semester I-2015, dari perolehan beban pokok pendapatan yang ditanggung semester I-2014 sebesar Rp1,49 triliun.

Adapun laba kotor perseroan menjadi Rp1,48 triliun. Laba kurs yang diraih mencapai‎ Rp342,55 miliar di Juni 2015, dari raihan rugi kurs periode yang sama tahun lalu sebesar Rp64,97 miliar. Sementara itu, sepanjang Juni 2015, laba usaha perseroan menjadi Rp1,15 triliun, dan laba sebelum pajak mencapai Rp928,81 miliar. Serta posisi liabilitas dan ekuitas perseroan hingga akhir Juni 2015 masing-masing mencapai Rp2,01 triliun dan Rp15,06 triliun.

Sedangkan total aset perseroan mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi Rp17,07 triliun di semester I-2015, dari posisi aset perseroan yang mencapai Rp19,88 triliun di 2014. Sebagai informasi, EMTEK didirikan sebagai perusahaan layanan komputer pribadi dan pernah menjadi distributor produk Compaq di Indonesia pada 1983 oleh Eddy Sariaatmadja.

Perseroan menguasai Surya Citra Media melalui PT Abhimata Mediatama sejak 2001. Pada 2008, SCM dikuasai langsung oleh perseroan. Kemudian pada 9 Agustus 2004, Emtek bersama MRA Media Group mendirikan stasiun televisi lokal Jakarta yakni O Channel yang memfokuskan siarannya di wilayah Jabodetabek. Dan pada 2007, kepemilikan O Channel telah 100 persen dimiliki oleh perserian.

Kemudian, pada 13 Mei 2011, Emtek resmi membeli saham Indosiar Karya Media (induk Indosiar) 27,24 persen dari PT. Prima Visualindo. Pada akhir penawaran tender wajib, Emtek resmi menguasai Indosiar dengan saham 84,77 persen.

Pada 23 November 2011, Emtek berhasil meluncurkan televisi berlangganan dengan merek Nexmedia. Nexmedia sendiri adalah televisi berlangganan yang bisa dipasang dengan antena televisi biasa.‎ Lalu pada 1 Mei 2013, Indosiar Karya Media telah dileburkan dengan Surya Citra Media, sehingga Indosiar berada dalam satu kendali media dengan SCTV.‎


(AHL)