Menteri ESDM: Adanya Seleksi Alam Akibatkan Anjloknya Batu Bara

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 05 Aug 2015 15:53 WIB
batu bara
Menteri ESDM: Adanya Seleksi Alam Akibatkan Anjloknya Batu Bara
Menteri ESDM Sudirman Said. FOTO: ANTARA/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menduga tidak lengkapnya perusahaan yang hadir untuk perjanjian kontrak karya (KK) dan perjanjian pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) karena pengaruh dari anjloknya harga batu bara.

Menurutnya, hingga saat ini dia belum mendapat laporan rinci terkait beberapa perusahaan yang tidak dapat hadir. Ia mengatakan wajar jika ada perusahaan yang tidak memperpanjang kontrak dengan kondisi seperti ini.

"Saya belum dapat laporan yang rinci. Tapi sudah pasti dengan kondisi seperti ini tidak ada yang perpanjang kontrak. Dulu kan banyak penambang-penambang kecil  yang menjual hasilnya dengan harga tinggi tapi tetap ekonomis, tapi sekarang penambang kecil yang ekonomis pun harganya sudah tidak ekonomis lagi," ungkap Sudirman Said, saat ditemui di Aula Gedung C Ditjen Mineral dan Batubara, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Dia menduga, beberapa perusahaan yang tidak memperpanjang kontraknya lantaran performa keuangannya tidak memenuhi persyaratan. Menurutnya sebanyak 50 persen perusahaan saat ini sedang mengalami krisis.

"Yang tidak clean and clear saja itu sudah 50 persenan tidak memenuhi syarat. Belum lagi yang soal perfomance keuangan. Saya kira mungkin lebih dari 50 persen mengalami krisis," ujar Sudirman Said.

Sudirman menjelaskan situasi anjloknya komoditas tambang ini merupakan seleksi alam. Sehingga perusahaan yang mempunyai kekuatanlah yang dapat bertahan. "Perusahaan yang punya nafas dan kekuatan yang dapat bertahan," katanya singkat.

Adapun perusahaan kuat yang dimaksud Sudirman adalah beberapa pihak yang merencanakan menjalankan bisnis tambang dengan baik, serta menjaga keamanan dan lingkungan dengan memanfaatkan teknologi lebih baik supaya lebih efisien.


(AHL)