Pilkada Serentak

83 Daerah Berpotensi Punya Bakal Calon Pemimpin Tunggal

Arga sumantri    •    Kamis, 06 Aug 2015 12:41 WIB
pilkada serentak
83 Daerah Berpotensi Punya Bakal Calon Pemimpin Tunggal
ilustrasi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Selain tujuh daerah yang terancam batal menggelar pilkada tahun ini, ada sekitar 83 daerah lain yang berpotensi punya calon tunggal. Di 83 daerah itu hanya ada dua bakal calon pemimpin, jika salah satu tidak lolos verifikasi tinggal menyisakan satu pasacangan bakal calon.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Hadar Nafis Gumay menyatakan, kalau satu atau bahkan dua bakal calon pemimpin di 83 daerah itu ternyata tidak lolos verifikasi, KPU akan membuka kembali waktu pendaftaran bakal calon kepala daerah.

"Nanti yang setelah hasil verifikasi diumumkan dan ternyata yang dua pasangan calon itu hanya satu pasangan yang lolos, maka undang-undang juga mengatur kalau akan dibuka kembali pendaftaran," kata Hadar di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2015).

Jika sampai batas masa perpanjangan pendafataran ternyata tetap hanya ada satu pasangan calon, pilkada di daerah tersebut ditunda hingga 2017. (Klik: Tujuh Daerah Jangan Ganggu Pilkada Serentak)

PKPU Nomor 12 Tahun 2015 tentang pencalonan menyatakan jika hingga masa perpanjangan masih ada daerah dengan calon tunggal, pemilihan di daerah yang bersangkutan akan ditunda hingga pilkada serentak tahap kedua pada 2017.

"Makanya usulan perpanjangan pendaftaran sekarang ini sebenarnya tidak begitu efektif. Kecuali ada aturan yang lebih tinggi setara dengan undang-undang," terang Hadar.

Badan Pengawas Pemilu sudah merekomendasikan kepada KPU untuk kembali memperpanjang waktu pendaftaran bakal calon kepala daerah selama tujuh hari terhitung pernyataan resmi. Hari ini, KPU melakasanakan rapat pleno mambahas rekomendasi Bawaslu. (Klik: KPU Isyaratkan Ikuti Rekomendasi Bawaslu)

Hasil rekapitulasi KPU menyebutkan total ada 838 pasangan calon yang bakal bertarung dalam pilkada serentak di 269 daerah pada 9 Desember.

155 pasangan calon maju lewat jalur perseorangan. Sedangkan 683 pasangan calon maju dengan didukung partai politik.

Ada tujuh daerah yang hanya memiliki satu pasangan bakal calon kepala daerah. Kemudian ada 83 daerah yang punya dua pasangan bakal calon kepala daerah. 150 daerah memiliki tiga sampai empat pasangan bakal calon kepala daerah.

Di 25 daerah tercatat lima hingga enam pasangan yang mendaftar bakal calon kepala daerah. Daerah yang punya enam pasangan bakal calon pemimpin ada empat daerah. (Klik: Jubir Demokrat Sebut Rekomendasi Bawaslu Mencederai Demokrasi)

Tercatat sebanyak 780 bakal calon kepala daerah, berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan yang bakal calon kepala daerah berjenis kelamin ada 58 orang.

Kemudian ada 775 orang bakal calon wakil kepala daerah berkelamin laki-laki dan ada 63 perempuan maju sebagai bakal calon wakil kepala daerah.


(TRK)