Pemprov DKI Blokir Dana KJP Bermasalah

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 06 Aug 2015 12:45 WIB
kjp
Pemprov DKI Blokir Dana KJP Bermasalah
Pelajar menunjukan Kartu Jakarta Pintar (MIVAdam Dwi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memblokir dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang terbukti disalahgunakan. Pimilik KJP dipastikan tak bisa bertransaksi dan tarik tunai.
 
“KJP yang terbukti disalahgunakan sudah kami blokir agar tidak digunakan oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Gubernur DKI Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2015).
 
Ahok kini tengah pikir-pikir mempidanakan pengguna KJP untuk keperluan lain, selain buat pendidikan. Pemblokiran itu diharapakan dapat menjadi contoh agar kejadian serupa tak terulang.
 
“Anaknya tidak salah, ini untuk keperluan sekolah mereka. Tetapi ada sejumlah calo dan orang tua nakal yang mengambil hak anak didik. Ini yang harus kita tindak,” tegasnya.
 
Meskipun terjadi banyak penyalahgunaan dana KJP, Ahok tidak merasa kecolongan. Pasalnya, kasus penyalahgunaan dana KJP jauh lebih sedikit dibanding sebelumnya.
 
"Saya tahu detik transaksi, beli barang di mana, dan lokasi beli barangnya. Kalau kami kasih cash (tunai) kayak dulu, mana bisa lacak triliunan (rupiah)," kata Ahok.


(FZN)