PNS Poligami, Ahok: Boleh Kalau Berani

Wanda Indana    •    Senin, 10 Aug 2015 17:35 WIB
poligami
PNS Poligami, Ahok: Boleh Kalau Berani
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MTVN/FIkar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama tidak akan memberlakukan aturan bagi PNS boleh berpoligami seperti yang diterapkan di Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Namun, dia mempersilakan PNS untuk berpoligami, asal punya keberanian.
 
"(PNS DKI) boleh poligami asalkan berani. Saya tidak mau ikut campur urusan orang, poligami istrinya dua kan? Kalau suaminya dua boleh enggak? Poliandri itu enggak boleh ya, dalam agama juga enggak boleh," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2015).
 
Kemenhan pada Juli lalu mengeluarkan Surat Edaran Tentang Persetujuan Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai di Lingkungan Kemhan dengan Nomor SE/71/VII/2015. Dari surat yang beredar di media sosial itu, dituliskan pegawai pria diperbolehkan memiliki istri lebih dari satu dengan sejumlah syarat, di antaranya tidak bertentangan dengan agama, perlu persetujuan istri dan punya penghasilan yang mampu membiayai lebih dari satu istri yang dibuktikan dengan surat keterangan pajak penghasilan.
 
Kemudian, seorang pegawai diperbolehkan poligami jika menyertakan surat jaminan tertulis akan berlaku adil terhadap istri-istri dan anak-anaknya. Dari sejumlah syarat yang diberlakukan, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan, Brigjen Djundan Eko Bintoro menyebutkan, keluarnya surat edaran ini bukan ditujukan untuk memperbolehkan poligami.
 
Alasan keluarnya surat edaran itu sebagai penjelasan akan pelarangan poligami pada aturan sebelumnya. Sebab surat edaran ini dikeluarkan berdasarkan sejumlah peraturan antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990, Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 23 Tahun 2008 dan Nota Dinas Karo Hukum Setjen Kemhan.


(FZN)