Tidak Ingin Proyek Dikerjakan Insinyur Asing, Pertamina-BPPT Teken MoU

Annisa ayu artanti    •    Senin, 10 Aug 2015 18:20 WIB
pertamina
Tidak Ingin Proyek Dikerjakan Insinyur Asing, Pertamina-BPPT Teken MoU
Pertamina ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menyatakan, kerja sama bidang teknologi migas dan energi baru terbarukan bersama Badan Peneliti Penerapan Teknologi (BPPT) akan menggantikan pengerjaan proyek-proyek yang selama ini dikerjakan oleh engineer luar negeri.

Pasalnya dengan kerja sama ini, proyek migas yang dikerjakan oleh Pertamina bisa dilakukan oleh insinyur-insinyur dalam negeri.

"Kerja sama tentang engineering dan pengembangan energi baru terbarukan. Enginering mengganti yang selama ini dikerjakan luar negeri. Kita harapkan 10 persen yang ada harus dimanfaatkan engineering yang ada," kata Dwi usai hadiri penandatanganan kerja sama tersebut, di Kantor BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Sementara itu, Vice President Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro memperjelas kerja sama antara BPPT dengan Pertamina ada pada rancang bangun proyek-proyek migas dan energi baru terbarukan.

"Ini rancang bangun dari proyek-proyek Pertamina khususnya yang berbasis pada gas dan energi baru terbarukan. Kami berharap ke depan BPPT bisa kerjasama dengan Pertamina, paling tidak lakukan basic engineering design dan front end engineering design yang diperlukan apabila suatu proyek itu akan dikerjakan," jelas Wianda.

Salah satu proyek yang nantinya akan dikerjakan oleh BPPT, Wianda menyebutkan yakni proyek kerja sama Pertamina dengan Pelindo I di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Sei Mangkei. Pertamina berharap dalam waktu dekat BPPT telah selesai melakukan studi proyek tersebut.

"Mah salah satunya kami kerja sama dengan Pelindo I di KEK di Sei Mangkei. Jadi itu salah satu proyek yang kami jajaki. Kedua kami lihat kebutuhan-kebutuhan yang berasal dari gas, biomassa, dan tenaga surya sebagai sumber energi yang rancang bangunnya kita kerja sama dengan BPPT," ucap dia.



(SAW)