Usai Kemenperin, Polisi Siap Geledah Sejumlah Perusahaan Impor

Aedy azeza ulfi    •    Selasa, 11 Aug 2015 18:59 WIB
dwelling time
Usai Kemenperin, Polisi Siap Geledah Sejumlah Perusahaan Impor
Kombes Khrisna Murti. Foto: Yogi Bayu Aji/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Satgasus bentukan Polda Metro Jaya menggeledah PT Garindo di Surabaya, Jawa Timur. Penggeledahan di perusahaan impor garam itu dilakukan setelah kemarin tim mengobok-obok Kementerian Perindustrian.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, penggeledahan masih dilakukan hingga saat ini. "Ini sekarang sedang digeledah," ujarnya menjawab pertanyaan Metrotvnews.com, Selasa (11/8/2015). 

Krishna mengatakan, Satgasus Polda Metro Jaya telah mengantongi daftar perusahaan yang akan digeledah. "Besok akan digeledah perusahaan-perusahaan lain," ucapnya.

PT Garindo merupakan perusahaan importir garam milik Lucia Maryati. Nama itu merupakan salah satu dari lima tersangka kasus suap di Ditjen Daglu Kementerian Perdagangan yang ditetapkan Polda Metro Jaya.

Selain Lucia, empat tersangka lain adalah Partogi Pangaribuan, Dirjen Daglu Kemendag (kini nonaktif usai ditetapkan sebagai tersangka; Imam Aryanta, Kasubdit Barang Modal Direktorat Impor Ditjen Daglu; Musyafa, honorer di Kemendag; dan Mingkeng, importir PT Abadi Raya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggeledah Kementrian Perindustrian (Kemenperin) pada Senin 10 Agustus. Polisi pun memboyong dua pejabat dan puluhan dokumen.

Ada sekitar 21 dokumen dan satu unit komputer yang disita dan dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa dan analisis. Barang yang disita ini diduga dapat menjadi alat bukti.

Penggeledahan ini merupakan upaya Polda untuk menyelami kasus dugaan suap dan gratifikasi dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.


(KRI)