REI: Angka Backlog Jambi Capai 15.000 Unit

Antara    •    Kamis, 13 Aug 2015 11:42 WIB
rei
REI: Angka <i>Backlog</i> Jambi Capai 15.000 Unit
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Metrotvnews.com, Jambi: Real Estate Indonesia (REI) menyebutkan angka backlog atau penundaan pembangunan rumah di Kota Jambi mencapai 15.000 unit. Hal itu terjadi disebabkan pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan pembangunan perumahan di daerah itu.

"Akumulasi target tahunan pembangunan perumahan yang tidak terealisasi menurut hitungan kami mencapai 15.000 unit," kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) REI Miftah, di Jambi, Kamis (13/8/2015).

Miftah menyebutkan, pada 2015 pemerintah pusat menargetkan akan membangun sebanyak 5.000 unit rumah subsidi di Jambi, namun sejauh ini baru terealisasi sebanyak 2.000 unit. "Jika melihat kondisi saat ini diperkirakan hingga akhir 2015 hanya 3.000 unit rumah yang bisa dibangun," jelas Miftah.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan dari pemerintah daerah (pemda) setempat dan stakeholder terkait untuk mendukung merealisasikan perumahan subsidi agar angka kekurangan pasokan rumah tidak semakin bertambah. 

"Misalnya pemerintah daerah agar mempercepat proses perizinan dan juga pihak PLN yang menyalurkan listrik ke rumah. Kita juga minta dukungannya. Tujuannya agar realisasi pembangunan rumah subsidi terlaksana setiap tahun," jelas Miftah.

Apalagi, lanjutnya, Jambi masih mempunyai potensi lahan yang luas umumnya di perbatasan, sehingga perumahan di Jambi bisa merata sampai di kawasan perbatasan. "Pembangunan perumahan itu adalah solusi masyarakat. Apalagi pendapatan ekonominya yang rendah, dengan adanya rumah subsidi ini mereka bisa terbantu," pungkasnya.


(ABD)