BUMN Siap Bersaing di Tingkat Asia

Antara    •    Senin, 17 Aug 2015 14:15 WIB
bumn
BUMN Siap Bersaing di Tingkat Asia
Ilustrasi salah satu BUMN yakni Garuda Indonesia MI/Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Pontianak:  Direktur Utama ASDP Danang S Baskoro menyatakan sejumlah perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bertekad mengembangkan usahanya, baik di tingkat nasional, regional Asia, maupun dunia.

"Untuk di dalam negeri BUMN sudah tidak diragukan seperti di bidang telekomunikasi, penerbangan, dan angkutan atau jasa penyeberangan sudah nomor satu. Selanjutnya kami bertekad mampu bersaing tingkat Asia dan
dunia," kata Danang S Baskoro seusai upacara Peringatan HUT RI Ke-70, di Apron Lanud Supadio, Pontianak, Senin (17/8/2015).

Ia menjelaskan rata-rata BUMN sudah mencapai nomor satu dibidangnya masing-masing, misalnya seperti Bandara Ngurah Rai saat ini sudah masuk nomor tiga dunia.

"Begitu juga pelayanan penerbangan yang dilakukan oleh BUMN Garuda yang sudah masuk terbaik dunia, begitu juga capaian-capaian yang dilakukan oleh BUMN lainnya. Mudah-mudahan prestasi dan capaian dari BUMN-BUMN yang ada terus membaik dan bisa membanggakan rakyat Indonesia di mata dunia," ujarnya.

Sementara itu, Dirut Angkasapura II (Persero) Budi Karya Sumadi saat membacakan sambutan tertulis Menteri BUMN Rini Soemarno di Pontianak menyatakan, upaya mengisi kemerdekaan juga telah dilakukan BUMN sejak dilakukannya nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing menjadi perusahaan negara.

Menurut dia, total aset BUMN saat ini mencapai sebesar Rp4.600 triliun, sehingga kontribusi terhadap perekonomian nasional semakin besar. BUMN juga harus berperan sebagai perpanjangan pemerintah untuk peningkatan dan pemerataan pembangunan di Tanah Air.

Hal tersebut dimanifestasikan dengan peran serta BUMN dalam mewujudkan kedaulatan maritim dan mengembangkan industri nasional, mewujudkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas, dan mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, serta mendukung pembangunan sektor keuangan berbasis nasional.

"Peran nyata BUMN dalam pembangunan proyek-proyek strategis tahun ini, yaitu sebanyak 86 proyek yang dikerjakan oleh 25 BUMN senilai Rp318,5 triliun, di antaranya proyek pembangunan jalan tol, pembangkit listrik tenaga uap, kepelabuhan, kebandaraan, serta eksplorasi dan produksi Migas. Saat ini, Indonesia sudah memiliki sebanyak 119 BUMN yang bergerak hampir diseluruh bidang," tutupnya.


(SAW)