Basarnas Juga Cari Duit PSKS di Lokasi Jatuhnya Trigana

Damar Iradat    •    Selasa, 18 Aug 2015 12:05 WIB
trigana air jatuh di papua
Basarnas Juga Cari Duit PSKS di Lokasi Jatuhnya Trigana
Trigana Air jatuh di Papua,--Foto: Dok/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan SAR Nasional (Basarnas) masih mencari uang dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sebesar Rp 6,5 miliar. Uang tersebut ikut jatuh bersama Pesawat Trigana Air jenis ATR42 di Papua.

Deputi Bidang Operasi SAR Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru mengatakan, sampai saat ini uang milik Kementerian Sosial itu masih belum diketahui keberadaannya.

"Uang (dana PSKS) belum kita temukan dan belum kita dapatkan informasinya sampai saat ini. Tim juga masih mencari," kata Heronimus di Kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2015).

Sebelumnya, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dana PSKS sebesar Rp 6,5 miliar yang dibawa pesawat Trigana dan jatuh di Papua, sudah diasuransikan.

"Saya dapat konfirmasi dana itu sudah diasuransikan. Jadi itu adalah tanggung jawab PT Pos," kata Khofifaf kemarin.

Mensos menjelaskan, anggaran PSKS dari Kementerian Sosial sudah dikirimkan sejak 1 April 2015. Mekanisme distribusi ditentukan PT Pos selaku penyalur dana program.

"Ada yang berbasis transfer antar-pos, ada yang disalurkan langsung, ada juga yang dibawa tunai. Kebetulan untuk Kabupaten Pegunungan Bintang dibawa tunai," kata Mensos.

Menurut dia, kesulitan di daerah terutama di wilayah yang terpencil, pedalaman dan terluar, perlu waktu untuk pendistribusian PSKS. Mensos meminta agar dana secepatnya diberikan supaya tidak ada masyarakat yang mengeluh. Duit nanti diberikan sesuai daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Pesawat Trigana Air jenis ATR42 dengan nomor penerbangan IL257 rute Jayapura-Oksibil jatuh di Papua, Minggu (16/8/2015) pukul 14:55 WIT. Lokasi jatuhnya pesawat diperkirakan di Kampung Tiga, Distrik Okbape.

Pesawat yang dipiloti Hasanuddin ini terbang dari Bandara Sentani di Jayapura dengan tujuan Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dalam penerbangan itu, pesawat membawa 49 penumpang dan lima kru. Ke-49 penumpang itu terdiri atas 44 dewasa, dua anak-anak dan tiga bayi. Dalam pesawat yang jatuh juga mengangkut empat orang karyawan PT Pos Indonesia yang membawa dana PSKS sebesar Rp6,5 miliar yang akan didistribusikan kepada warga.


(MBM)