Produk Tebu di Bojonegoro Bisa Panen 600 Kuintal/Ha

Antara    •    Kamis, 20 Aug 2015 13:43 WIB
gulaperkebunan
Produk Tebu di Bojonegoro Bisa Panen 600 Kuintal/Ha
Tanaman tebu. FOTO ANTARA/Arief Priyono

Metrotvnews.com, Bojonegoro: Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan produksi tanaman tebu musim panen kemarau bisa mencapai 1.000 kuintal per hektare (ha), tapi ada juga yang hanya 600 kuintal per ha. 

"Produksi rata-rata tanaman tebu yang hanya 600 kuintal per ha, karena petani kesulitan memperoleh air untuk mengairi tanaman tebunya," kata Kepala Dishutbun Bojonegoro Nuzulul Hudaya di Bojonegoro, Kamis (20/8/2015).

Selain itu, lanjut dia, petani juga kesulitan menggarap tanaman tebunya, karena biaya garap dari PTPN tidak cair.

"Tapi ada juga tanaman tebu yang sudah panen produksinya bisa mencapai 1.000 kuintal per ha, bahkan rendemennya juga cukup bagus mencapai sembilan persen, seperti petani di Kecamatan Kedungadem," jelas dia.

Namun, lanjut dia, di sejumlah kecamatan lainnya, ada yang produksinya hanya berkisar 600-700 kuintal, dengan rendemen mulai 6,4 persen, sampai delapan persen.

"Dengan hasil rendemen dan produksi yang dihasilkan itu petani tebu tetap memperoleh keuntungan, sebab harga gula saat ini mencapai Rp9.700 per kilogram (kg)," katanya.

Di daerahnya, lanjut dia, dari areal tanaman tebu tertanam seluas 1.862 hektare di 20 kecamatan, yang sudah panen seluas 1.365 hektare, per 19 Agustus.

Ia menyebutkan lima pabrik gula yang bermitra dengan petani di daerahnya yaitu Pabrik Gula (PG) Jombang Baru Jombang, PG Lestari Kertosono, PG Purwodadi Magetan, PG Sundono Nganjuk, dan PG Rejoagung Madiun.



(SAW)