Rupiah Jeblok, Pemerintah-BI Terus Berkoordinasi

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 21 Aug 2015 12:55 WIB
rupiah melemah
Rupiah Jeblok, Pemerintah-BI Terus Berkoordinasi
Menkeu Bambang Brodjonegoro -- FOTO: Antara/SIGID KURNIAWAN

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) akan lebih intens berkoordinasi untuk menyikapi pelemahan terus dialami oleh rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Apalagi, menurut Bambang, tekanan dari penguatan dolar AS tidak hanya dirasakan oleh rupiah saja, melainkan juga dirasakan oleh hampir seluruh mata uang di dunia.

"Semua mata uang kena tekanan ini. Tapi BI dan pemerintah lebih sering ketemu untuk berkordinasi. Kami tidak berdiam. Kami menjaga agar nilai tukar bisa dikendalikan," ujarnya di kawasan Rusunawa Marunda, Jalan Kemakmuran I, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2015).

Meskipun demikian, dirinya belum bisa menyampaikan langkah apa yang diambil oleh pemerintah sebagai bentuk antisipasi pelemahan rupiah. "Pasti ada. Tapi tidak bisa disampaikan sekarang," sambung dia.

Selain itu, masih menurut Bambang, pemerintah juga tidak memprediksi seberapa jauh rupiah akan mengalami tekanan. Pasalnya, pelemahan mata uang memang dipengaruhi oleh banyak faktor.

"Tidak ada prediksi. Pelemahan rupiah itu kan mengikuti apa yang terjadi di eksternal dan internal. Jadi pemerintah tidak ada prediksi," pungkas Bambang.


(AHL)