Menkeu: Devaluasi Yuan Dorong Negara Pesaing Tiongkok Lakukan Hal Serupa

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 21 Aug 2015 15:08 WIB
ekonomi china
Menkeu: Devaluasi Yuan Dorong Negara Pesaing Tiongkok Lakukan Hal Serupa
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menilai akibat kebijakan devaluasi yang diambil oleh pemerintah Tiongkok terhadap mata uang yuan, maka akan mendorong negara-negara pesaing Tiongkok juga melakukan hal yang sama.

"Kalau yuan devaluasi pesaingnya akan terganggu. Korea, Jepang, Vietnam, India dan seterusnya," ungkap Bambang, di Kawasan Rusunawa Marunda, Jalan Kemakmuran I, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2015).

Sementara bagi Indonesia, lanjut mantan Kepala BKF Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu, dampak devaluasi yuan terhadap rupiah adalah nilai tukar rupiah semakin mengalami pelemahan. Jika ini terus terjadi, maka pelemahan rupiah akan terus terjadi. "Makanya memang rupiah dalam tekanan," jelas dia.

Namun demikian, kebijakan devaluasi mata uang tidak perlu dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Pasalnya, menurut Bank Indonesia (BI), perang kurs hanya permainan dari para currency trader yang menghendaki hal tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya isu tentang perang mata uang. "Sehingga kalau orang bilang akan terjadi perang kurs itu perkataan para currency trader. Kalian jangan ikutin apa maunya currency trader," ungkap Mirza. 


(ABD)