64 Unit Rusun Jatinegara Masih Kosong

Intan fauzi    •    Senin, 24 Aug 2015 13:26 WIB
penggusuran kampung pulo
64 Unit Rusun Jatinegara Masih Kosong
Rusun Jatinegara Barat di Jakarta. (Foto: Antara/Vitalis Yogi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Hingga saat ini, dari 520 unit yang tersedia di rumah susun Jatinegara Barat, baru 456 kepala keluarga warga Kampung Pulo yang menerima unit rusun. Dari jumlah itu baru 417 yang menempati. Artinya, ada 64 unit rusun yang belum bertuan.
 
"Per kemarin pukul 18.00 WIB dari 520 unit yang tersedia, saat ini yang menerima undi unit ada 456, kemudian yang mengambil kunci praktis pindah ada 417," kata Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Provinsi DKI Jakarta Ika Lestari Aji di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2015).
 
Mantan Kepala Dinas Sosial itu berharap, jumlah warga Kampung Pulo yang menempati rusun terus bertambah hingga seluruh unit di Rusun Jatinegara Barat terisi. Dinas Perumahan dan Gedung masih terbuka kepada warga yang ingin melakukan verifikasi data.
 
"Ini bergulir terus, mudah-mudahan datanya terus berkembang. Kami masih menunggu warga untuk pindah ke Rusun Jatinegara Barat," jelasnya.
 
Warga Kampung Pulo yang menempati rumah susun tak dipungut biaya pemeliharaan selama tiga bulan pertama. Selanjutnya, setiap keluarga diwajibkan membayar Rp 10 ribu per hari. Pungutan itu diklaim sangat ringan karena penghuni rumah susun mendapat subsidi dari pemerintah.
 
Penduduk yang menempati rumah susun dilarang mengalihkan hak kepada orang lain. Karena itu, seluruh penghuni rumah susun harus membuat kartu tanda penduduk sesuai dengan alamat rumah susun. Tujuannya, agar mereka tak bisa menjual unit kepada orang lain.


(FZN)