Pengamat: Pelemahan Rupiah Akibat Sentimen Ekonomi Global

Antara    •    Rabu, 26 Aug 2015 11:09 WIB
rupiah melemah
Pengamat: Pelemahan Rupiah Akibat Sentimen Ekonomi Global
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Kupang: Pengamat Ekonomi dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unika) Kupang Thomas Ola Langoday menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp14.020 terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dikarenakan sentimen perekonomian global.

"Rupiah menyentuh level Rp14.020 per USD karena kondisi perekonomian global yang kurang baik turut memengaruhi perekonomian Indonesia," kata Thomas Langoday, di Kupang, Rabu (26/8/2015).

Menurut dia, keraguan bank sentral Amerika Serikat (AS), yakni the Fed mengeluarkan keputusan terkait suku bunga acuan menimbulkan gejolak sentimen ekonomi dunia. "Suku bunga menjadi tolak ukur dari kegiatan perekonomian suatu negara, sehingga negara yang menjadi acuan ekonomi dunia dapat memengaruhi kondisi perekonomian negara lain," ujarnya.

Dia mengatakan aktivitas perekonomian yang terjadi di Amerika Serikat memiliki pengaruh yang kuat terhadap perekonomian Indonesia karena nilai tukar mata uang berpatokan pada USD. Artinya, sentimen yang terjadi pada USD akan memengaruhi nilai tukar rupiah.

"Jadi saya melihat bahwa keraguan the Fed mengeluarkan keputusan suku bunga acuan telah memengaruhi perekonomian Indonesia sehingga rupiah mengalami pelemahan," katanya.

Selain itu, devaluasi yuan turut memengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah. "People's Bank Of China (PBOC) memangkas nilai mata uangnya untuk mencegah penurunan ekspor Tiongkok. Harga barang ekspor yang murah dapat membantu eksportir Tiongkok yang tidak memiliki daya saing produk di pasar global," pungkasnya.


(ABD)