Bosch Berencana Bangun Pabrik di Indonesia

- 27 Juni 2013 16:35 wib
Bosch Indonesia
Bosch Indonesia

Metrotvnews.com, Jakarta: Perusahaan pemasok keperluan otomotif global terkemuka hari ini mengumumkan rencana investasi sebesar lebih dari 10 juta euro untuk mendirikan pabrik pertamanya di Indonesia.

Pabrik yang rencananya mulai berproduksi pada 2014 akan memproduksi komponen-komponen otomotif terutama untuk pabrikan mobil Jepang di Indonesia. Pabrik ini akan merekrut lebih dari 120 eksekutif dalam tiga tahun ke depan.

"Rencana pendirian fasilitas produksi ini merupakan langkah penting yang sangat dinantikan untuk bisnis kami di Indonesia dan merupakan langkah pengembangan bisnis Bosch di Asia Tenggara," kata Martin Hayes, Presiden Bosch untuk Asia Tenggara.

"Asia Tenggara adalah kawasan yang berkembang paling pesat bagi Bosch. Pengembangan di Asia Tenggara dengan memanfaatkan kemampuan kami dalam bidang pabrikasi dapat mempertegas potensi pertumbuhan yang kami lihat di wilayah ini," sambungnya.

Bosch memperkirakan pada 2016 nanti jumlah volume produksi mobil di negara berkembang, khususnya Jepang, akan melampaui volume produksi di negara-negara maju.

"Perusahaan-perusahaan Jepang meningkatkan belanja modal mereka ke luar negeri, khususnya di negara dengan ekonomi berkembang seperti di Asia Tenggara," kata Herbert Hemming, Presiden Bosch di Jepang.

"Dengan terus meningkatkan bisnis kami di skala global dan kompetensi di bidang pabrikasi
yang sudah dimiliki sejak lama, Grup Bosch adalah rekanan yang tepat untuk ekspansi
global bagi pelanggan internasional kami," tambahnya.

Sementara Rudy Karimun, Managing Director untuk Bosch Indonesia, "Sebagai negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dengan permintaan domestik yang kuat dan meningkatnya kemakmuran masyarakat, Indonesia akan segera menjadi pasar yang meminati produk-produk berkualitas tinggi."

"Kami memulai kegiatan kami di Indonesia pada 1922. Fasilitas produksi kami akan membantu pabrikan karena keunggulan lokasi yang lebih dekat, serta dapat memasok mereka dengan teknologi otomotif terkini." tutup Rudy. (RO)

()

MOTOR
MODIFIKASI
TIPS

Rerun Demokrasi Galau (Promo)

19 September 2014 23:31 wib

Keberhasilan Indonesia menggelar Pilkada secara langsung telah melahirkan sejumlah pemimpin yang berhasil membuat gebrakan. Rakyat pun merasa tak rugi telah memberikan suara dan memilih sosok yang dapat membuat perubahan berarti. Namun langkah Demokrasi yang terus diperbaiki, kini tersendat oleh pembahasan RUU Pilkada yang mengusulkan pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Anggota fraksi dari koalisi merah putih di DPR yang sebelumnya tak mendukung RUU tersebut, pascapilpres kini berubah haluan. Dengan sejumlah alasan mereka mendukung Pilkada melalui DPRD. Sejumlah Kepala Daerah pun bereaksi menentang RUU Pilkada. Bagi mereka suara yang langsung diberikan rakyat kepada mereka, merupakan mandat yang sesungguhnya. Sementara pemilihan langsung oleh DPRD hanya akan mengikat mereka untuk memberikan pelayanan lebih kepada partai politik dan politikus DPRD. Kondisi Demokrasi Galau negeri ini menjadi pembahasan Mata Najwa, dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Saksikan selengkapnya hanya di Mata Najwa, tayang ulang, Sabtu 20 September 2014 jam 20:30 WIB di Metro TV.