Anggota Dewan Sebaiknya Sosialisasikan Kunker ke Luar Negeri

Anggitondi Martaon    •    Kamis, 03 Sep 2015 11:15 WIB
dpr ads
Anggota Dewan Sebaiknya Sosialisasikan Kunker ke Luar Negeri
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan -- MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Minimnya sosialisasi yang dilakukan anggota dewan sebelum melakukan kunjungan kerja (kunker) menuai banyak kritik. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyarankan setiap anggota dewan kunker kunker ke luar negeri, sebaiknya disosialisasikan kepada masyarakat.

‎"Sekarang kita akan ingatkan lagi, seperti pimpinan DPR sekarang ini. Ketua DPR sedang kunjungan ke New York, harus disampaikan terbuka. Apalagi sifatnya hal teknis, harus disampaikan kepada publik," kata Taufik‎ di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Anggota DPR yang ikut kunker pun diminta terbuka melaporkan hasil kunjungannya. Taufik pun mengklaim kunjungan ke luar negeri di periode 2014-2019 lebih efisiensi daripada periode lalu.

Saat ini, lanjut Taufik, DPR sedang dalam proses penyempurnaan birokrasi agar seluruh kegiatan anggota dewan bisa disosialisasikan kepada masyarakat. Termasuk masalah Kunker keluar negeri.

"Tapi sekarang ini kan masanya yang baru, masih dalam proses belajar menyempurnakan birokrasinya. Kita ingatkan lagi‎‎," ungkapnya.

Sebelumnya, pada 22-26 Agustus 2015 Komisi III DPR RI melakukan kunker ke London, Inggris. Kunjungan itu dalam rangka studi banding jelang pembahasan Revisi Undang-Undang Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP).

Di Inggris, mereka bertemu dengan pejabat bidang perundang-undangan pidana Kementerian Kehakiman Inggris, ahli hukum pidana Oxford University, Amnesty International, dan Restorative Justice Council. Saat ini, RUU KUHP yang diajukan pemerintah dibuka kemungkinan pemidanaan perbuatan berdasar hukum yang hidup di masyarakat.


(NIN)