Polisi Bekuk 3 Tersangka Pembunuhan di Depan Panti Pijat Premium Spa

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 07 Sep 2015 16:34 WIB
penganiayaankasus pembunuhan
Polisi Bekuk 3 Tersangka Pembunuhan di Depan Panti Pijat <i>Premium Spa</i>
Foto: Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bandung: Tiga tersangka kasus pengeroyokan di depan panti pijat The Premium Spa, Kota Bandung, Jawa Barat, dibekuk polisi. Dua tersangka lainnya yakni AK dan KL masih diburu polisi.

Ketiga tersangka yakni TS, GY, dan DI. Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, pengeroyokan yang menewaskan korban bernama Mumu itu dilakukan sekelompok orang diduga genk motor yang sering meresahkan warga Kota Bandung.

Yoyol mengatakan, motif pengeroyokan berujung maut itu masih diselidiki penyidik. Salah seorang tersangka mengaku rekan mereka diperas korban yang mengaku sebagai polisi. Belakangan diketahui, korban merupakan polisi gadungan.

"Salah satu rekan pelaku diperas oleh korban yang setelah ditelusuri oleh mereka ternyata korban adalah polisi gadungan. Mengetahui hal tersebut korban pun dipanggil oleh KL yang merupakan otak dari pengeroyokan. Setelah korban diajak ngobrol, para pelaku langsung berdatangan dan melakukan pengeroyokan terhadap korban," kata Yoyol di Markas Polrestabes, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (7/9/2015).

Aksi pengeroyokan itu sangat sadis. Yoyol mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban dipukul hingga babak belur menggunakan helm dan batu. Usai dipukul, korban diseret ke tengah jalan.

"Setelah korban tidak berdaya, dibawa ke tengah jalan. Para pelaku menyetop kendaraan di kanan kiri jalan, lalu leher korban dibacok dan dilindas dengan menggunakan motor," katanya.

Yoyol mengatakan, aksi sadis yang memperlihatkan kepada warga itu diduga untuk menunjukkan eksistensi genk motor itu sebagai kelompok yang paling ditakuti warga Kota Bandung.  

"Mereka ingin unjuk kekuatan bahwa kelompok motor mereka paling kuat," imbuh dia.

Jajaran Polrestabes Bandung berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni dua unit kendaraan yang digunakan pelaku, batu bata, pisau dari tangan pelaku. Penyidik juga telah mengantongi keterangan tertulis dari dokter forensik (Visum et repertum/VeR) dan surat keterangan kematian korban.

Hingga saat ini, ketiga pelaku masih mendekam di dalam jeruji besi Markas Polrestabes Bandung. Para pelaku diancam Pasal 351 Ayat (3) mengenai pengeroyokan hingga menyebabkan korban tewas dan Pasal 170 Ayat (3) huruf e dan Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan.


(TTD)