Rupiah Lemah, BRI Jaga Likuiditas & Kredit Valas

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 09 Sep 2015 11:54 WIB
bri
Rupiah Lemah, BRI Jaga Likuiditas & Kredit Valas
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengantisipasi dua hal yang menjadi prioritas utama dalam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah. Pertama, menjaga likuiditas valuta asing (valas) dan berikutnya adalah menjaga kualitas kredit valas.

"Hingga kini rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) valas BRI berada di kisaran 50-60 persen, dan kami akan upayakan posisi tersebut akan tetap terjaga sampai dengan akhir tahun," ungkap Corporate Secretary BRI Budi Satria, dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Menurut dia, untuk menjaga tingkat likuiditas tetap berada di level aman, strategi yang dijalankan oleh BRI di antaranya memastikan dana valas yang ada telah mencukupi kebutuhan dan proyeksi pertumbuhan kredit valas BRI.

Sementara dalam hal penyaluran kredit, sebagian besar kredit BRI disalurkan ke sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang relatif tidak terkena dampak langsung pelemahan rupiah.

Sedangkan secara persentase, jumlah kredit valas yang telah disalurkan oleh BRI hingga saat ini hanya sekitar 10-11 persen dibanding total kredit yang sudah disalurkan oleh BRI secara keseluruhan, dengan rasio Non Performing Loan (NPL) gross BRI di kredit valas tetap terjaga di kisaran 1,2-1,4 persen.

"BRI memang sangat berhati-hati dalam menyalurkan kredit valas," tutur Budi singkat.

Selain mengerem ekspansi kredit di sektor yang berpeluang besar terkena dampak pelemahan nilai tukar, BRI juga akan memprioritaskan penyaluran kredit valasnya ke sektor yang pendapatannya juga dalam bentuk valas.

Terlebih dengan adanya peraturan dari Bank Indonesia (BI) mengenai kewajiban penggunaan rupiah untuk transaksi di dalam negeri, BRI optimistis permintaan terhadap valas akan semakin berkurang.

"Kami berharap hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi penguatan nilai tukar rupiah terhadap valas," pungkas Budi.


(AHL)