Analis: Korut Perbanyak Plutonium untuk Senjata Nuklir

Willy Haryono    •    Rabu, 09 Sep 2015 11:58 WIB
korea utara
Analis: Korut Perbanyak Plutonium untuk Senjata Nuklir
Foto dari video yang disiarkan sebuah saluran televisi di Korut memperlihatkan peluncuran misil pada 20 Maret 2013. (Foto: AFP / NORTH KOREAN TV)

Metrotvnews.com, Baltimore: Meningkatnya aktivitas di kompleks utama reaktor nuklir Korea Utara (Korut) mungkin dapat merujuk pada produksi uranium untuk menambah kapasitas senjata nuklir. 

Demikian disampaikan sejumlah analis di Institut Amerika Serikat-Korea di Universitas Johns Hopkins, Baltimore. 

Analis juga menduga ada skenario lain dari meningkatnya aktivitas di reaktor nuklir, salah satunya adalah renovasi beberapa peralatan yang sudah terkontaminasi bahan radioaktif. 

Ada juga kemungkinan lain, yakni pengeluaran bahan bakar sisa dari reaktor untuk memproduksi plutonium baru. 

"Jika penjelasan ini terbukti benar, maka akan merepresentasikan langkah penting dalam pengembangan stok senjata nuklir Korut," ucap perwakilan analis di situs 38North, seperti dilansir AFP, Rabu (9/9/2015). 

Aktivitas di kompleks nuklir Korut di Yongbyon juga sudah disadari Yukiya Amano, kepala Agensi Energi Atom Internasional PBB. 

"Sepertinya hal ini konsisten dengan sejumlah pernyataan Korut yang ingin meningkatkan kapabilitas nuklirnya," tutur Amano.

Korut melancarkan uji coba nuklir pada 2006, 2009 dan 2013. Muncul kekhawatiran Pyongyang bergerak lebih cepat dari perkiraan banyak negara dalam urusan senjata nuklir. 

Dalam sebuah skenario terburuk laporan terbaru beberapa peneliti AS, Korut dapat memiliki 100 senjata nuklir pada 2020. 



(WIL)