Diversifikasi Bahan Bakar Untungkan Nelayan

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 10 Sep 2015 15:56 WIB
nelayan
Diversifikasi Bahan Bakar Untungkan Nelayan
Perikanan. ANT/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan salah satu paket kebijakan yang dapat menguntungkan para nelayan Rp3 juta per bulan.

Direktur Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja mengatakan kebijakan itu ialah Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) yang mengatakan terkait tentang elpiji yang akan digunakan untuk para nelayan-nelayan kecil.

"Ada program membantu nelayan kecil dengan diversifikasi bahan bakar," kata Wiratmaja di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Menurutnya, dengan menggunakan LPG, nelayan mudah mencari LPG di sejumlah warung. Selain itu, bila menggunakan LPG, nelayan hanya menanggung beban biaya bahan bakar sekitar 50 persen hingga 65 persen.
Lebih lanjut, Ia juga memperkirakan biaya yang dikeluarkan nelayan akan lebih irit sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per hari, atau sekitar Rp3 juta per bulan.

"Kalau mereka menggunakan elpiji bisa menghemat 65 persen. Kalau lihat sebulan Rp1,5 juta sampai Rp 3 juta," pungkas dia.

Menteri ESDM telah menyebutkan kebijakan ini untuk kapal perikanan nelayan yang menggunakan mesin motor tempel atau mesin yang beroperasi harian.

Dengan adanya regulasi ini, Sudirman berharap dapat membantu nelayan kecil mengurangi beban biaya dan kemudahan untuk mendapatkan bahan bakar dalam operasi penangkapan ikan dengan mengganti BBM ke elpiji.



(SAW)