Sepanjang 2015 Kemensos Jaring 4.923 Pecandu Napza

Intan fauzi    •    Kamis, 10 Sep 2015 19:47 WIB
Sepanjang 2015 Kemensos Jaring 4.923 Pecandu Napza
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat Jambore Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/9/2015). Foto: MTVN/ Intan Fauzi.

Metrotvnews.com, Bogor: Sepanjang 2015, Kementerian Sosial (Kemensos) menjaring 4.923 pecandu Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza). Target Kemensos yaitu menjaring 10.000 pecandu.

"Per hari ini, saya mendapat laporan jumlah korban penyalahgunaan narkoba yang berhasil dijangkar dengan berbasis Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) sebanyak 4.923," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, di Puri Avia Resort, Jalan Raya Puncak KM 65, Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/9/2015).

Khofifah mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara. Kemensos masih menunggu kabar terbaru dari rehabilitasi berbasis masyarakat (RBM). Konektivitas antara RBM dan panti IPWL dibutuhkan karena tak semua pecandu bisa direhabilitasi di panti.

"Konektivitas ini dilihat sebagai satu kesatuan, karena pecandu yang sedang bekerja, kuliah, atau sekolah. Mereka butuh tempat yang lebih fleksibel. Mereka sadar butuh rehabilitasi baik medik maupun sosial tapi mereka tidak bisa izin terlalu lama. Karena sekolahnya kuliahnya maupun kerjanya," papar Khofifah.

Dengan adanya hambatan itu, IPWL membuat call center Sahabat Adiksi 021-171. Call center mempermudah pecandu mendapatkan informasi bahkan berkonsultasi.

"Saya sudah uji coba bagaimana kita dapat info umum, pengaduan dan konsultasi bisa dilakukan melalui hotline ini," tandas Khofifah.
(DEN)