JK Temui 4 Pejabat Awasi Implementasi Paket Kebijakan Ekonomi

Suci Sedya Utami    •    Senin, 14 Sep 2015 15:54 WIB
paket kebijakan ekonomi
JK Temui 4 Pejabat Awasi Implementasi Paket Kebijakan Ekonomi
Presiden Joko Widodo (kiri) berdiskusi dengan Wapres Jusuf Kalla (kanan) (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) berkomitmen untuk terus mengawasi implementasi paket kebijakan tahap pertama yang telah dikeluarkan beberapa waktu lalu. Komitmen itu penting agar implementasi paket kebijakan berjalan sesuai dengan harapan guna menyelesaikan persoalan di ekonomi.

Hal tersebut seperti diungkapkan Juru Bicara Wapres Husain Abdullah, ketika ditemui di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2015). 

Husein menyampaikan bahwa pagi tadi Wapres JK menyempatkan diri untuk bertemu Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad, dan Sekretaris Menko Perekonomian Lukita Dinasrsyah Tuwo, di rumah dinasnya, Jalan Diponogoro, Jakarta Pusat.

"Jadi ada diskusi Pak JK selaku Wapres yang ditugaskan untuk mengawasi implementasi dari kebijakan atau paket kebijakan tersebut," kata Husein.

Selain itu, lanjut Husein, keempat tamu tersebut memberi beberapa data mengenai perkembangan kondisi perekonomian baik dalam negeri maupun perekonomian global. Tidak hanya itu, keempat pejabat itu juga memberi masukan kepada Wapres JK.

"Gubernur BI sendiri memberikan masukan ke Wapres," ujar dia.

Lebih jauh Husein mengatakan, baik Wapres JK maupun Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus aktif memantau dan mendikusikan pelaksanaan paket kebijakan ekonomi tahap satu di lapangan. Hal ini diharapkan memberi stimulus bagi implementasi paket kebijakan sehingga menyelesaikan persoalan ekonomi yang tengah terjadi.

Seperti diketahui, Rabu 9 September lalu, Presiden Jokowi dan para menteri di jajaran ekonomi, otoritas moneter, dan otoritas keuangan telah mengumumkan paket kebijakan untuk mendorong kinerja ekonomi dalam negeri yang sedang menjadi sorotan publik. 

Setidaknya, pemerintah mengumumkan ada 10 paket kebijakan yang diharapkan dapat menjadi stimulus penggerak roda perekonomian nasional.



(ABD)