Moazzam: Perekonomian Inggris Bergantung kepada Indonesia

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 15 Sep 2015 21:13 WIB
Moazzam: Perekonomian Inggris Bergantung kepada Indonesia
Pertemuan Dubes Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik dan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. (MTVN/ Zulfikar Fazli

Metrotvnews.com, Jakarta: Inggris menganggap Indonesia sebagai bagian penting dalam memajukan perekonomian di negeri Black Country  itu. Karena itu, menjaga hubungan kerja sama yang harmonis menjadi tujuan utama antara Inggris dan Indonesia.

"Inggris adalah negera terbuka, perekonomian kami terbuka jadi kami berpikir. Untuk masa depan kami, kami terus berhubungan yang baik dengan negara-negara di Asia," kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik di DPP Partai NasDem, Jalan RP Soeroso, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2015).

Menurut dia, sejumlah orang menilai India dan Tiongkok sebagai negara yang memiliki potensi besar dalam memengaruhi perekonomian di Inggris. Namun, ia tak sependapat lantaran menilai Indonesia pun memiliki potensi yang sama dengan kedua negara tersebut.

"Jadi perekonomian Inggris bergantung dengan hubungan yang baik antara Inggris dan Indonesia, serta India dan China," ujar dia.

Oleh karena itu, sebagai perwakilan Inggris di Indonesia, Moazzam berkewajiban menciptakan kemitraan yang mendalam dengan pemerintah Indonesia.

"Indonesia negara yang potensial. Kita siap berinvestasi di Indonesia," ucap dia.

Hanya, ia menyarankan agar Indonesia dapat melakukan pembenahan diri, dengan memudahkan regulasi terhadap investor-investor dalam berinvestasi. Hal ini untuk menunjang kemajuan perekonomian di Indonesia.

"Kalau Indonesia bisa memperbaiki regulasi yang dihadapi pengusaha, membangun infrastruktur dan mengurangi biaya logistik, Indonesia bisa membangun (perekonomian yang lebih baik)," pungkas dia.
(MEL)