JK: Negara Tetangga Siap Bantu Perangi Asap Sumatera

Ilham wibowo    •    Rabu, 16 Sep 2015 06:17 WIB
asap
JK: Negara Tetangga Siap Bantu Perangi Asap Sumatera
Kualitas udara di Riau terus menurun akibat pengaruh polusi asap kebakaran lahan dan hutan. (Antara/Rony Maharrman)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan negara tetangga siap ikut membantu mengatasi kabut asap di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Bencana kabut asap dari pembakaran hutan dan lahan ini bisa terjadi di mana-mana.

"Singapura sudah siap membantu. Itu saya kira silahkan karena Singapura juga mengetahui bahwa bencana alam itu bisa terjadi di mana-mana. Anda tahu di Amerika juga ada, terjadi berbulan-bulan, enggak bisa dihentikan," tutur Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Kalla menyampaikan bahwa masalah kabut asap ini merupakan bencana yang muncul sebagai dampak gelombang panas atau El Nino. Diperlukan upaya luar biasa dari berbagai pihak untuk menghadapi kabut asap.

"Karena iklim dunia ini, bumi ini sudah berubah, sudah berubah segala macem perubahan-perubahan mendasar. Berlanjut ke kekeringan panjang, Singapura silahkan ikut karena efeknya juga ke Singapura. Jangankan Singapura, kita lebih-lebih tidak suka. Semua tidak suka. Kita usaha keras luar biasa," ucapnya.

Mengenai dampak kesehatan yang timbul akibat asap di Sumatera, Wapres mengakui bahwa asap yang menyelimuti Sumatera hingga ke Kalimantan tersebut berdampak terhadap kesehatan warga. Meskipun sekolah diliburkan atau warga memakai masker selama asap menyelimuti Sumatera, dampak kesehatan tak mungkin dihindari.

“Yang ditangani tentu yang Ispa (inspeksi saluran pernapasan akut) dan masyarakatnya tapi memang pasti mempunyai dampak terhadap kesehatan, kita tidak bisa mengelak itu, tetap pasti punya dampak itu,” kata Kalla.


(MEL)